Pengembangan PSN Didukung, PT Agrinas Palma Nusantara Komit Sejahterakan Masyarakat

BOVEN DIGOEL,- Dukungan terhadap persiapan pengembangan Program Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan mengemuka dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Kampung Anggai, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel Papua Selatan, Selasa (1/9).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) tersebut mengusung tema “Kemitraan Untuk Kesejahteraan Pembangunan Kelapa Sawit di Boven Digoel Untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi Nasional.”

Sosialisasi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, pemilik tanah, dan perusahaan dalam mempersiapkan pengembangan kawasan di Papua Selatan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai arah dan tujuan pengembangan sekaligus menyampaikan harapan serta pandangan mengenai manfaat yang diharapkan dari kehadiran program dan kegiatan perusahaan di wilayah mereka.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi sebagai momentum silaturahmi sekaligus sarana membangun pemahaman masyarakat mengenai Program Strategis Nasional.

Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai maksud, tujuan, maupun dampak dari program yang akan dikembangkan. Pemahaman yang baik dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui arah pembangunan serta mempersiapkan diri untuk mengambil bagian dalam proses tersebut.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, kata Bupati, pada prinsipnya siap mendukung kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam pengembangan wilayah tersebut.

Namun, dukungan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kampung Anggai dan wilayah Distrik Jair.

Bupati berharap pengembangan kawasan dapat memberikan nilai tambah melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Ia juga menekankan pentingnya masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk bekerja dan mendapatkan manfaat dari aktivitas ekonomi yang tumbuh seiring dengan pengembangan perusahaan.

Menurutnya, potensi yang terdapat di suatu wilayah perlu dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat dan memperoleh manfaat ekonomi dari proses pengembangan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Boven Digoel, Fabianus Sabi yang juga menyampaikan pandangan lembaga adat menekankan pentingnya keterlibatan tokoh adat dan pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan pengembangan.

Menurutnya, komunikasi yang intensif perlu terus dilakukan dengan para pemilik tanah yang berada di kampung maupun distrik. Pelibatan tokoh adat, pemerintah daerah, dan pemilik tanah dinilai penting agar proses pengembangan dapat berlangsung dengan komunikasi yang baik serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.

Ia menyampaikan bahwa pada prinsipnya masyarakat mendukung kehadiran negara untuk mengelola dan mengembangkan potensi lahan di Papua Selatan. Namun, dukungan tersebut perlu berjalan bersama dengan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Karena itu, komunikasi dan keterlibatan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Kusdi Sastro Kidjan menegaskan bahwa pengembangan kawasan inti perlu berjalan bersama dengan pengembangan plasma.

Menurutnya, kemitraan melalui pola plasma menjadi bagian penting agar masyarakat dapat turut memperoleh manfaat dari pengembangan kawasan.

Selain kemitraan, aspek infrastruktur juga menjadi perhatian. Akses jalan menuju wilayah pengembangan diharapkan memiliki kondisi yang baik sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menunjang aktivitas perusahaan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMO, Wadirut menegaskan tanggung jawabnya untuk memastikan pelaksanaan program di Papua berjalan sebagaimana yang menjadi tanggung jawabnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan positif masyarakat terhadap rencana pengembangan di wilayah tersebut. Wadirut menegaskan bahwa kehadiran BUMN dalam pengembangan Papua Selatan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan perusahaan, tetapi juga memiliki orientasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengembangan plasma diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam pemaparannya, Wadirut juga menyampaikan gambaran mengenai rencana pengembangan kawasan di Papua Selatan.
Dari sekitar 700 ribu hektar, terdapat sekitar 400 ribu hektare yang disampaikan akan dikembangkan untuk penanaman. Informasi tersebut menjadi bagian dari gambaran rencana pengembangan kawasan yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi.

Selain pengembangan kawasan, turut disampaikan rencana pembangunan fasilitas biodiesel di Boven Digoel yang ditargetkan pada sekitar 2033–2035. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya nilai tambah di daerah sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan dan energi nasional.

Bagi masyarakat Kampung Anggai dan Distrik Jair, pengembangan kawasan diharapkan dapat membuka kesempatan kerja, memperluas peluang ekonomi, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

Pelaksanaan sosialisasi di Kampung Anggai, Distrik Jair menjadi momentum penting untuk mempertemukan pemerintah, masyarakat adat, masyarakat lokal, dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam satu ruang dialog.

Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempersiapkan pengembangan Papua Selatan. Di sisi lain, keterlibatan tokoh adat dan pemilik tanah menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengembangan berjalan dengan komunikasi yang baik dan memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya untuk mendorong kemitraan, termasuk pengembangan pola inti-plasma, membuka peluang ekonomi, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari pengembangan kawasan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mewujudkan pengembangan Papua Selatan yang tidak hanya mendukung agenda pembangunan nasional, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari proses pembangunan.

Melalui kemitraan, terbukanya kesempatan kerja, pengembangan peluang ekonomi, dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kampung Anggai, Distrik Jair, dan Boven Digoel secara lebih luas.

Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat adat, dan masyarakat setempat, pengembangan PSN di Papua Selatan diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan, energi nasional, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dari Kampung Anggai, semangat pembangunan Papua Selatan diharapkan tumbuh melalui kemitraan, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.(iis)

Related posts

TNI Peduli, Kodim Jayawijaya Beri Bantuan Sembako Bagi Warga Pasca Perang Suku

Fani

Tingkatkan Kreativitas Anak Di Momen Paskah Lewat Kids Easter

Bams

Tidak Sekedar Lomba, dr.Benedicta Ungkap Makna Lomba Kreasi Tumpeng HUT Ketiga Papsel

Bams

Tim Gabungan Pantau Hilal di Pantai Lampu Satu, Hasil Jadi Bahan Sidang Isbat

Fani

Letkol Reza Mamoribo Jabat Dandim 1702/Jayawijaya

Fani

Perdana Menjalankan Tugas, Willem Wandik – Yotam Temukan Proyek Mangkrak dalam Sidak

Bams

Leave a Comment