Pemprov Papua dan Pemkab Kaimana Jalin Kerja Sama 

Jayapura, – Pemerintah Provinsi Papua menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, terkait replikasi pengembangan Sistem Informasi Kinerja Penyedia Orang Asli Papua (SIKAP OAP) sebagai upaya memperkuat proteksi dan pemberdayaan pengusaha Orang Asli Papua (OAP).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kota Jayapura, Rabu (28/1/2026) malam.

Bupati Kaimana, Hasan Achmad, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua telah lebih dahulu menyiapkan instrumen aplikasi yang secara khusus dirancang untuk melindungi dan memberdayakan pengusaha asli Papua. Melalui kerja sama ini, Kabupaten Kaimana akan mereplikasi dan menerapkan aplikasi SIKAP OAP di wilayahnya.

“Kami ingin melakukan hal yang sama melalui replikasi aplikasi SIKAP OAP,” ujar Hasan.
Menurutnya, penerapan aplikasi tersebut telah mulai berjalan dan menjadi langkah awal yang strategis bagi Kabupaten Kaimana dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi Orang Asli Papua.

Hasan menjelaskan, Kabupaten Kaimana sebelumnya memiliki pengalaman dalam program pemberdayaan pengusaha Papua pada periode 2005–2010 melalui peningkatan kapasitas manajemen usaha. Namun, program tersebut tidak berlanjut sehingga berdampak pada lemahnya kemampuan pengelolaan usaha para pelaku usaha.

“Nama usaha ada, tetapi kemampuan manajerial dan teknis belum kuat. Melalui kerja sama ini dan penerapan aplikasi SIKAP OAP, kami berharap kapasitas pengusaha Papua dapat meningkat secara berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar keberhasilan replikasi SIKAP OAP dapat memberikan dampak positif terhadap citra inovasi Provinsi Papua. Hasan mengingatkan bahwa pada tahun 2025, provinsi yang terpilih sebagai provinsi inovatif di Tanah Papua adalah Papua Tengah.

“Mudah-mudahan pada tahun 2026 Provinsi Papua dapat terpilih sebagai provinsi terinovasi di Tanah Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana atas komitmennya dalam mengadopsi aplikasi SIKAP OAP. Ia menyebut Kabupaten Kaimana sebagai daerah yang memiliki ikatan emosional dengannya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana. Ini adalah daerah yang turut membesarkan saya dalam perjalanan kepemimpinan,” ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua akan memberikan pendampingan penuh agar penerapan aplikasi SIKAP OAP dapat berjalan secara optimal. Kabupaten Kaimana menjadi daerah kedua yang mengadopsi aplikasi tersebut setelah sebelumnya diterapkan di Papua Tengah.

“Setelah Papua Tengah, kini Kabupaten Kaimana di Provinsi Papua Barat. Ke depan, kami berharap aplikasi ini dapat direplikasi oleh kabupaten dan kota lainnya di seluruh Tanah Papua,” kata Fakhiri.

Ia berharap, pemanfaatan aplikasi SIKAP OAP dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah kepada Orang Asli Papua, khususnya dalam bidang usaha dan ekonomi.

“Kami memiliki harapan besar agar melalui pemanfaatan aplikasi ini, Orang Asli Papua dapat terlayani secara optimal oleh pemerintah kabupaten dan kota,” tutup Gubernur.

Related posts

Warga Mengeluh, Pemadaman Listrik di Waropen Tidak Sesuai Jadwal

Pasific Pos

Wamendagri: Wapres Gibran Akan Resmikan Run Way Bandara Douw Aturure

Bams

Dapat Dukungan Untuk Maju Pilkada 2024, Hana Hikoyabi Ambil Formulir Pendaftaran PDIP

Jems

Tim SAR Astra Motor Papua Raih Juara 2 di Corporate Affair Awards

Fani

Polisi Amankan Ganja Seberat 7 Kilogram dari 11 Pelaku

Fani

Cari Berkah BTV : Ayya Renita Adu Domba Mimin dan Vior

Bams

Leave a Comment