Pemkab Biak Numfor Dorong Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Jayapura – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian berbasis kampung melalui percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, S.H., M.M., usai mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang digelar Kamis (10/7) di Jayapura.

Menurut Bupati, pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kampung dan kelurahan di wilayah Biak merupakan bagian dari upaya strategis membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.

“Pembentukan Koperasi Merah Putih di Biak sudah dalam proses. Saat ini, 90 persen koperasi telah menyelesaikan berkas badan hukum melalui notaris. Kami targetkan dalam waktu dekat semuanya tuntas,” ujar Markus Mansnembra.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya penyelesaian seluruh proses legalitas koperasi tersebut sebelum peluncuran resmi program Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 19 Juli mendatang.

“Besok saya kembali ke Biak untuk mengecek langsung sejauh mana progres di lapangan. Kita juga akan menggelar rapat koordinasi untuk memastikan bahwa saat peluncuran oleh Bapak Presiden, koperasi di Biak sudah benar-benar siap,” tegasnya.

Pemkab Biak Numfor, lanjut Bupati, tidak hanya mendorong pembentukan koperasi dari sisi administratif, tetapi juga akan memberikan pendampingan dan pembinaan berkelanjutan. Tujuannya agar koperasi-koperasi yang terbentuk mampu berkembang menjadi unit usaha yang produktif dan berdaya saing.

“Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi kampung. Dengan manajemen yang baik dan dukungan berkelanjutan, koperasi bisa menjadi alat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi lokal,” jelasnya.

Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan koperasi di berbagai daerah, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi sumber daya lokal yang belum tergarap optimal.

Dengan langkah proaktif dari Pemkab Biak Numfor, diharapkan program ini tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Biak.

Related posts

Bangun Kepercayaan Lewat Aksi Nyata, Satgas Operasi Damai Cartenz Sambangi Sekolah di Papua Pegunungan

Fani

Lepas Peserta PKL, Pebri Romba Titip Pesan Kepada Siswa

Bams

Program 100 Hari Kerja, Willem – Yotam Komitmen Prioritaskan Sektor Religi dan Budaya

Bams

Papua Tengah Susun Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan

Bams

Kunjungi Keerom, Dirjen Bimas Katolik Tekankan Penguatan SDM Asli Papua

Fani

Kolonel Beny Aprianto Sebut Aksi Donor Darah Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama

Bams

Leave a Comment