Pastor Marthen E. Kuayo : Jangan Adu Domba Masyarakat

Timika – Menanggapi situasi sosial yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah Provinsi Papua Tengah, Pimpinan Keuskupan Timika, Pastor Marthen E. Kuayo Pr (Administrator) mengimbau semua pihak untuk tidak mengorbankan masyarakat guna mencapai tujuan tertentu.

“Akhir-akhir ini terjadi konflik horizontal antar kelompok masyarakat suku seperti, Dani dengan Mee, Dani dengan Biak, Mee dengan Moni, Mee dengan Jawa, ada pula beberapa peristiwa pembunuhan yang pelakunya tidak diketahui yang terjadi setelah terbentuknya provinsi baru,” ungkapnya.

Menurut Pastor Marthen, sebagai provinsi baru semua pihak terkait harus meletakan dasar yang baik dan benar.

“Maka kami mengimbau kepada semua pihak untuk jangan menghalalkan segala cara untuk capai tujuan-tujuan tertentu yang berdampak pada kekacauan masyarakat,” kata Pastor Marthen.

“Untuk itu kami himbau pihak Pemerintah, TNI dan Polri, para calon Gubernur, Bupati, dan Partai Politik untuk jangan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan tertentu,” ucapnya lagi.

Pastor Marthen juga mengajak seluruh masyarakat untuk peka dan tidak mudah diadu domba oleh pihak manapun.

Related posts

Belanja Negara Capai Rp2.234 Triliun, Pemerintah Fokus pada Program Prioritas

Fani

Didampingi Istri, Cagub BTM Salurkan Hak Suara di TPS 04

Fani

Registrasi e-SIM Akan Gunakan Data Biometrik

Fani

Buka Musrembang RKPD 2025, Gubernur Sampaikan Lima Program Prioritas

Bams

Kapendam XVII/Cenderawasih Bantah Ibu Hamil Meninggal Karena Lamban Penanganan

Fani

Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Puncak Hari Anak Nasional ke-40 di Jayapura: 4000 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

Fani

Leave a Comment