Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Orgenes Kaway Siap Maju Ramaikan Bursa Bakal Calon Bupati Kabupaten Jayapura

 

 

Jayapura – Legislator DPR Papua, Orgenes Kaway siap maju meramaikan bursa bakal calon Bupati Jayapura dalam Pilkada Serentak tahun 2024.

Bahkan, Orgenes Kaway sudah mendaftar di sejumlah Partai Politik (Parpol) untuk dapat mengusulnya dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Jayapura.

“Kami sudah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Jayapura di sejumlah partai politik, diantaranya PKB, PDI Perjuangan, Nasdem, Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Hanura, cukup 8 partai,” kata Orgenes Kaway kepada sejumlah wartawan usai mengikuti Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, pada Selasa 14 Mei 2024, sore.

Ketika ditanya alasannya maju sebagai calon Bupati Jayapura, Orgenes Kaway mengaku jika selama ini dirinya menderita.

“Alasan saya maju sebagai calon Bupati Jayapura karena memang saya menderita, saya ini rakyat di Kabupaten Jayapura, rakyat yang tidak pernah disentuh oleh kebijakan pembangunan dari pemerintah Kabupaten Jayapura. Untuk itu saya maju karena rakyat hari ini menderita, kebijakan birokrasi yang berbelit-belit sesungguhnya bisa hari ini tapi malah dibuat rumit. Jadi saya maju biar tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna sehingga semua bisa jalan,”jelasnya

Menurutnya, masyarakat di Kabupaten Jayapura sangat membutuhkan pemimpin untuk mengubah kabupaten Jayapura. Sebab pemimpin sebelumnya belum nampak adanya perubahan. Baik di Kota Sentani maupun di kampung kampung.

“Jadi, harapan kami untuk PDIP, kalau PDIP ingin melihat perubahan harus kasih rekomendasi ke saya, tetapi kalau untuk biasa biasa silakan masih banyak orang lain yang maju. Birokrasi tidak akan pernah berubah tapi politik berubah dari waktu ke waktu,” tandas Orgenes Kaway yang juga merupakan salah satu Ondoafi di Kabupaten Jayapura, tepatnya di Kampung Bambar.

Apalagi tambahnya, kebijakan birokrasi dan kebijakan politik berbeda, pembangunan hari ini dinikmati oleh masyarakat itu adalah kebijakan politik, mulai dari Pusat Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

“Jadi orang birokrasi putar-putar saja disitu, Itu yang membuat, sehingga hati saya terpanggil untuk harus maju dengan tidak ada beban,”tegasnya.(Tiara)