Pasific Pos.com
PON Papua 2021

Menang di Final Menembak Individu dan Beregu, Jabar Tambah Dua Medali Emas

Dua atlet menembak Jawa Barat yakni, Fatur Gustafian dan Ipung Saeful Tammamie saat berpose usai menerima pengalungan medali emas

SENTANI – Dua penembak kontingen Jawa Barat (Jabar), Fatur Gustafian dan Ipung Saeful Tammamie menambah perolehan medali emas untuk Bumi Pasundan, setelah memperoleh nilai tertinggi baik di nomor individual maupun beregu 10 meter Air Rifle Men.

Di Lapangan Menembak Indoor, Kompleks Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (6/10) siang. Fatur Gustafian dan Ipung Saeful Tammamie mengungguli lawannya dari kontingen DKI Jakarta, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur saat bertanding di nomor final 10 meter Air Rifle Men individu dan beregu.

Trio Arsefto, Wakil Sekretaris Perbakin Provinsi Jawa Barat mengungkapkan bahwa pihaknya dalam hal ini Perbakin Provinsi Jawa Barat sudah mempersiapkan atlet-atlet menembaknya dari jauh-jauh hari.

“Atlet yang kita tampilkan setiap iven khususnya di Perbakin itu, bukanlah atlet yang instan. Apalagi kita mengambil pelatih dari Korea untuk membina atlet ini dan kebetulan dua atlet ini merupakan pembinaan atlet dari pelatih di salah satu provinsi yang ada di Korea Selatan,” terang Trio.

Kedua atlet menembak tersebut, kata Trio, merupakan atlet terbaik Jawa Barat yang selalu tampil gemilang dan memberikan medali emas dalam dua pagelaran PON, baik itu PON Jabar 2016 dan PON XX Papua 2021.

“Alhamdulillah, sesuai dengan target yang kita harapkan. Mereka tampil di (nomor) 10 meter Air Rifle Men individu maupun beregu. Kedua atlet itu yang kita persiapkan untuk mendapatkan medali di ajang PON Papua ini untuk kategori putra,”katanya.

“Begitupun juga di kategori putri, yang kemarin juga berhasil meraih dua medali emas dan hari ini dua medali emas kembali diraih oleh atlet menembak putra kita di nomor final 10 meter Air Rifle Men individu maupun beregu,” tambah pria yang juga Pimpinan Kontingen Jawa Barat tersebut.

Artikel Terkait

Bidang Arena Butuh Anggaran Rp 200 M Lebih

Afrans