Pasific Pos.com
Papua Selatan

Latih Kemandirian Anak Lewat PMJ

Anak-anak saat mengikuti PMJ (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,-Pizza Hut tidak berhenti berinovasi dengan melakukan berbagai terobosan dan program-program menarik, tidak hanya terbatas di segi marketing tetapi juga merambah ke lini yang lain, salah satunya dengan menonjolkan unsur edukasi.

Dalam hal ini pihak manajemen membidik anak didik usia dini yang berasal dari sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) termasuk yang ada di Kota Rusa Merauke. Adi Susanto selaku Manager Pizza Hut Cabang Merauke kepada ARAFURA News di Pizza Hut Restoran, Kamis (8/9) mengemukakan bahwa program tersebut bertajuk Pizza Maker Junior (PMJ) dengan tujuan untuk memperkenalkan produk pizza kepada anak-anak serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk beraktivitas di area restoran secara langsung.
Selain melihat langsung proses produksi pizza, anak juga dapat berkreasi dengan mewarnai gambar dan menuangkan bakat lewat program origami balon.

“Harga yang kita tawarkan juga cukup terjangkau karena dengan 60.000.00 anak-anak sudah bisa mendapatkan ilmu, pizza ice cream, minuman dan perlengkapan lainnya seperti celemek, topi, tas, buku gambar serta diberikan sertifikat,”terangnya. Antusias anak diakui sangat tinggi dan ini menjadi awal yang baik untuk selanjutnya dapat mempersiapkan program lain yang tidak kalah menarik dan mampu membuat anak merasa senang. Selain itu dapat menanamkan sifat kemandirian dalam diri anak karena anak diajari memasak sendiri.

Ia menambahkan, melalui PMJ pihaknya ingin memberikan suasana berbeda agar anak tidak merasa jenuh dengan suasana di sekolah setiap harinya. Tidak hanya siswa, para guru juga dapat mencoba program ini sehingga bisa menjadi ajang refresing meskipun hanya mendampingi siswa saat berada di restoran.

“Jadi selama kegiatan, gantian para karyawan kami yang bertindak sebagai guru dengan durasi 3 jam. Memang idealnya hanya 2 jam namun peminatnya cukup banyak sehingga kita tambah 1 jam lagi,”terangnya. Adi menegaskan bahwa program yang diusung pihaknya tidak terbatas kepada anak-anak tetapi juga kalangan umum bahkan kelompok ibu-ibu, remaja, pemuda dan lain sebagainya. (Istya Sari Utami)