Pasific Pos.com
Lintas Daerah

KMPS Mandiri Pelayaran Perdana Angkut BBM ke Waropen

KMPS
Kapal KMPS Saat sandar di Kali Sanggei, Kabupaten Waropen.

Waropen-KMPS Mandiri melakukan pelayaran perdana mengangkut Bahan Bakar Minyak ke Waropen Senin (8/2), dini hari, dari Kampung Sanggei Waropen ke Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kapal besi ini berkekuatan 69GT dan mampu menampung hingga 70 ton BBM. Armada yang memiliki 8 ABK ini sebenarnya telah ada di Waropen sejak 2018 lalu, namun baru melakukan perjalanan untuk memuat BBM di Kabupaten Waropen. Selama tidak beroperasi kapal ini hanya berdiam di Dermaga Rakyat Kali Sanggei.

Kata Nakhoda Kapal KMPS Mandiri Kapt Royke, untuk saat ini kapal tersebut menjadi satu-satunya armada yang memuat BBM resmi dari TBBM Pertamina Serui dan telah mendapatkan izin kalayakan berlayar maupun standar keamanan dan keselamatan yang diisyaratkan.

Sebelumnya untuk memuat kebutuhan BBM di Waropen, hanya mampu memuat hingga 40ton saja. Dimuat menggunakan kapal berbahan dasar kayu. Namun karena sudah beroperasi sejak lama dan saat ini kondisi kapal sudah tidak layak lagi, maka kapal tersebut telah diistirahatkan, berganti dengan kapal

Dengan adanya tambahan muatan tersebut tentunya diharapkan mampu menjawab kebutuhan Bahan Bakar untuk masyarakat Waropen. Suplai bahan bakar yang termuat dari KMPS Mandiri ini adalah untuk kebutuhan BBM di Depot/SPBU di Kampung Ronggaiwa. Dengan jadwal muat disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan.

Artikel Terkait

Fraksi – Fraksi DPRD Waropen Setujui Raperda APBD TA 2021

Afrans

APBD Terlambat, Ini Penyebabnya

Afrans

Gelar Acara Syukuran, Bupati Pertama Waropen Drs Ones J Ramandei Minta Bubarkan Tim Pemenangan

Afrans

Peletakan Tiga Batu Pembangunan Kantor Klasis GKI Waropen

Afrans

Alberthy Buiney Duduk di Kursi Panas Wakili Suara Masyarakat Nelayan

Afrans

Bupati Yermias Bisai Resmikan Puskesmas 2 Tingkat

Afrans

PAW, Dua Anggota DPRD Waropen Dilantik

Afrans

KUA dan PPAS Waropen Ditetapkan

Afrans

Ada 50 Kampung Pemekaran di Kabupaten Waropen, Bupati: Bagian Kampung Pemekaran Harus Jelas

Afrans