Pasific Pos.com
Headline Kriminal

Kiwirok Sudah dapat Dikuasai Penuh Oleh TNI Polri

Situasi terkini di Kiriwok pasca KKB melakukan aksi brutal.

Jayapura – TNI – Polri berhasil menguasai wilayah di distrik Kiwirok kabupaten Pegunungan Bintang. “Situasi di Kiwirok berangsur pulih. Cuaca hari ini mendung, serta gangguan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo hari ini nihil,” ujar Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan kepada Pasific Pos , Minggu (19/09/2021) .

Lebih lanjut dikatakan, saat ini masyarakat yang mengungsi di pos Pamtas Yonif 403/WP berjumlah 20 orang. “Masyarakat yang mengungsi dalam kondisi baik dan jenazah Alm Gabriella Meilani disemayamkan di perumahan Koramil, di samping Koramil Kiwirok,” ujar Izak Pangemanan.

“Untuk proses evakuasi jenazah ke Jayapura, kami masih menunggu helicopter,” ujarnya.

Data Kota Distrik Kiwirok.

Sebelum penyerangan KKB , penduduk Kota Kiwirok sebanyak 112 orang yang terdiri dari masyarakat pendatang dan masyarakat asli .

Namun akibat penyerangan oleh KKB, saat ini pengungsi yang mengungsi di Pos satgas Yonif 403/WP sampai dengan hari ini Minggu (19 09/2021) berjumlah 20 orang, terdiri dari 19 pendatang dan 1 masyarakat asli.

Diantara para pengungsi terdapat 4 orang guru, 10 orang tukang bangunan, 3 orang anak kecil (anak dari Nardi), 1 orang PNS Bandara, 1 orang pedagang dan satu orang petani.

Sementara itu penduduk asli (OAP) di Kota Distrik Kiwirok yang mengungsi berjumlah 83 orang, diperkirakan mereka mengungsi ke hutan dan ke oksibil.

Data Bangunan dan Fasilitas Umum Rumah masyarakat yang dibakar 5 unit, fasilitas umum yang dibakar 11 unit, antara lain Puskesmas, Kantor Distrik, Bank Papua, Kantor Imigrasi, Pasar, SMA, SD, TK Paud, Balai Desa, perumahan dinas distrik dan perumahan tenaga kesehatan.

Sementara itu banguan yang masih utuh tidak terbakar 70 unit, terdiri dari rumah warga yang tidak terbakar 54 unit. Fasilitas umum yang masih utuh : 11 unit, sbb Gereja baru, Koramil, Polsek, Pos satgas, kantor Baru Upbu (bandara), SMP, Balai Distrik, Puskesmas Lama, Gereja Lama, Perumahan Guru (berdampingan dengan gereja), dan perumahan Puskesmas