Pasific Pos.com
Papua Selatan

Kesiapan Empat Rumpun Support PON XX

2909213
Narasumber empat rumpun saat memberi keterangan pers (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,-Empat dinas yang merupakan rumpun pertanian di Kabupaten Merauke, Selasa (28/9) bertemu dalam sebuah konferensi pers guna memaparkan tentang kesiapan empat rumpun tersebut dalam memenuhi kebutuhan selama pelaksanaan PON XX di kabupaten Merauke. Kegiatan yang juga dihadiri sejumlah wartawan itu berlangsung di Media Center Merauke dan menghadirkan empat narasumber, yakni Kabid Penganekaragaman dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tarcisius Andreas K.Rimbayana, Kepala Dinas Pertanian, Ratna Lauce, Kepala Dinas Perikanan, Florentinus Suhono Suryo dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Retno Palupi.

Dalam kesempatan itu Tarcisius Andreas K.Rimbayana mengungkapkan bahwa masalah pangan menjadi fokus perhatian yang sangat penting karena menyangkut kedaulatan bangsa. Ketika pangan yang didatangkan cukup melimpah dari luar maka kemerdekaan kita dalam hal pangan akan terganggu. Demikian pula di tingkat kabupaten, pemerintah selalu mengupayakan agar pangan yang ada tersedia dan lengkap. Sementara itu Retno Palupi mengungkapkan, pihak Dinas Peternakan sudah sangat siap sejak PON XX mengalami penundaan tahun lalu dimana dalam rangka mensukseskan PON XX yang akhirnya dilaksanakan tahun 2021 ini, pihak dinas telah menyampaikan kepada pelaku usaha pangan asal hewan untuk bersiap dan terus dipantau agar benar-benar memenuhi syarat.

Adapun yang ditangani Dinas Peternakan adalah produk daging ayam, telur dan daging sapi. “Karena keterbatasan peternak-peternak yang menyediakan kebutuhan tersebut maka pelaku usaha harus mendatangkan dari luar dalam hal ini dari Surabaya. Untuk PON sekitar 1.000 ton sudah ready dan sudah beberapa kali kami lakukan audit agar pangan yang dikonsumsi aman dan terpenuhi,”jelasnya. Namun untuk daging sapi pihaknya hanya merekomendasikan daging sapi lokal guna menumbuhkan semangat masyarakat untuk beternak. Pada kesempatan yang sama, Florentinus Suhono Suryo menambahkan bahwa pihaknya tetap mengacu pada visi misi daerah yakni Merauke gerbang andalan manusia cerdas dan sehat, pangan nasional, gerbang kesejahteraan dan kedamaian hati nusantara. Dinas Perikanan diberi tugas untuk meningkatkan ekonomi rakyat yang berdaya saing berbasis pangan didukung dengan peningkatan mobilitas transportasi serta aksetabilitas infrastruktur dasar dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Ratna Lauce bahwa pihaknya telah menyebarluaskan informasi keluar daerah terkait dengan jumlah produksi yang bertambah setiap tahun dan potensi Merauke yang cukup besar di bidang pertanian. Meskipun diakui untuk pemasaran masih mengalami kendala namun upaya promosi gencar dilakukan, salah satunya untuk beras yang diharapkan dapat disuplay ke seluruh Papua bahkan seluruh Indonesia. “Setelah kami estimasi ternyata kemampuan daerah untuk memproduksi dan mensuplay beras untuk ASN sebenarnya sudah terpenuhi untuk di seluruh Papua. Namun untuk penduduk di Papua dan Papua Barat masih membutuhkan luas lahan atau peningkatan produksi hingga tiga kali produksi dimana sesuai estimasi masih dibutuhkan 165 ribu hektar sehingga dapat memenuhi kebutuhan beras di Papua dan Papua Barat,”jelas Ratna.**