Jam Komandan, Dandim 1702/Jayawijaya Tekankan Netralitas TNI Harga Mati

Wamena – Upaya untuk membina, memotivasi semangat serta meningkatkan disiplin, Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murip berikan Jam Komandan (Jamdan) kepada prajurit Kodim 1702/Jayawijaya, bertempat di Aula Makodim 1702/Jayawijaya Jln. Yos Sudarso, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (16/01/2024).

Jamdan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan satuan Kodim 1702/Jayawijaya sebagai forum komunikasi serta bentuk kepedulian pimpinan terhadap satuan maupun anggota jajarannya, sehingga kinerja satuan dapat berjalan dengan baik.

Dalam arahannya, Letkol Cpn Athenius Murip, S.H., M.H., menekankan kepada seluruh anggotanya jelang pemilu 2024 agar tetap menjaga netralitas TNI, dengan tidak memihak serta memberikandukungan kepada partai politik beserta paslon yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

“Setiap prajurit harus menjaga dirinya agar tetap netral dengan lebih bijak ketika bermedsos. Kita tidak boleh memberikan tanggapan serta mengupload hasil quick count sementara yang dikeluarkan lembaga survei ataupun unggahan berkaitan dengan berlangsungnya proses pemilu nantinya,” tegas Dandim.

Prajurit Kodim 1702/Jayawijaya, bertempat di Aula Makodim 1702/Jayawijaya Jln. Yos Sudarso, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (16/01/2024).

Lanjut Dandim, ia juga menjelaskan bahwa TNI AD sebagai salah satu pilar utama pertahanan negara, memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketertiban, keamanan dan netralitas selama proses pemilu 2024.

“Netralitas merupakan prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh setiap prajurit. Apabila ada ditemukan prajurit yang melakukan politik praktis dan terbukti secara hukum, maka akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dilingkungan militer,” pungkasnya.

Selain itu, Kepala Staf Kodim 1702/Jayawijaya Mayor Inf Romadlon menambahkan, diharapkan seluruh prajurit Kodim 1702/Jayawijaya tidak terlibat dalam politik praktis ataupun memihak salah calon partai.

“Pedomani buka saku tentang Netralitas TNI dalam pemilu 2024 sebagai bahan acuan bertindak dilapangan, Netralitas TNI menjadi pedoman dengan tidak memihak, mendukung dan memfasilitasi salah satu paslon dalam pesta demokrasi 2024,” ucapnya.

Related posts

Dubes Australia Bertemu Kapolda Papua Sampaikan Hal Ini

Fani

Pemain Persipura Jalani Tes Kesehatan di RS Siloam Yogyakarta

Bams

Link Backup SKKL Ruas Dobo-Tual Pulih, Kini Pelanggan Bisa Menikmati Layanan Broadband 4G Secara Normal

Fani

PSU Papua Akan Digelar pada 9 Agustus 2025

Bams

Horison Jayapura Menawarkan Berbagai Promo Menarik Selama September

Fani

Mengapa Tokoh Adat di Papua Dukung Program Transmigrasi ?

Fani

Leave a Comment