Demi Keamanan, Tujuh Napi Dipindahkan Ke Lapas Tanah Merah

MERAUKE-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Merauke Papua Selatan, Hendrik menyampaikan bahwa warga binaan (narapidana) yang dipindahkan ke Lapas Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan semata-mata demi keamanan yang bersangkutan.

 

Jumlahnya ada 7 orang dan mereka terpaksa harus dipindahkan ke penjara Tanah Merah karena kerap mendapat intimidasi di dalam Lapas Merauke. “Mereka mendapat intimidasi dari sesama warga binaan sehingga untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan langsung kita ambil langkah pengamanan dengan memindahkan ke Lapas Tanah Merah, ” terangnya kepada wartawan di Lapas Kelas IIB Merauke, Senin (12/10).

 

Hendrik menegaskan, 7 orang tersebut bukan penyebab masalah namun justru untuk menghindari masalah, dalam hal ini kader kesehatan dan registrasi yang selama ini membantu di dalam Lapas. Sekedar diketahui, kader kesehatan adalah narapidana yang diberdayakan untuk membantu petugas kesehatan Lapas.

 

Mereka bertindak sebagai perpanjangan tangan tenaga medis dari klinik atau poliklinik Lapas untuk mengurus kesehatan sesama tahanan. Sedangkan kader registrasi merujuk pada warga binaan yang dilibatkan atau dibina untuk membantu proses administrasi, pendataan serta pelayanan registrasi tahanan dan narapidana.(iis)

Related posts

Wabup Pimpin Rakor Percepatan Optimalisasi Lahan 2025

Bams

Leonardo Yoga Tegaskan Pentingnya Sinergi Jajaran Polres Merauke

Bams

Ketua Parjal Papua Barat Imbau Kepala Kampung Bersabar Tunggu Pencairan ADK 2025

Fani

Serba Serbi Festival Budaya, Dua Peserta Sampaikan Apresiasi Dan Harapan

Bams

Ketua Komisi C DPRK Yahukimo Minta Pemerintah Perhatikan Korban Yali dan Mek Pasca konflik Antarsuku di Wamena

Jems

Puluhan Ribu Umat Katolik Hadiri Tahbisan Uskup Timika Mgr. Bernardus Bogitwos Baru, OSA

Fani

Leave a Comment