Pasific Pos.com
Headline Lintas Daerah

Cuaca Ekstrim Bukan Halangan Bagi Tim Evakuasi

Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas dan masyarakat untuk mencapai titik lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air PK-OTW

Jayapura – Cuaca ekstrim dan kondisi medan tidak menyurutkan semangat tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas dan masyarakat untuk mencapai titik lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air PK-OTW, yang berlokasi di kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kapolres Intan Jaya, AKBP. Sandy Sultan mengatakan, titik jatuhnya pesawat sudah diketahui sejak pukul 11.00 WIT, namun akibat kondisi geografis medan yang cukup sulit dijangkau, serta cuaca yang tidak bersahabat, tim baru bisa tiba di lokasi pukul 16.20 Wit.

“Ketika ditemukan, tiga kru pesawat Rimbun Air yaitu Capt. H. Mirza (Pilot), Fajar (Co-Pilot) dan Iswahyudi (Engineering) sudah dalam keadaan meninggal dunia” ujar Ujar Kapolres Intan Jaya

Lebih lanjut Sandy Sultan mengatakan, lokasi jatuhnya pesawat berada di tengah hutan di ketinggian 2.400 Mdpl, maka proses evakuasi harus dilakukan secara manual, yaitu diangkat secara bergantian oleh tim evakuasi, hingga tiba ke Sugapa, dan disemayamkan sebelum diterbangkan ke kampung halaman mereka masing masing.

“Keseluruhan proses evakuasi jenazah tiga kru pesawat Rimbun Air selesai pada rabu makam, pukul 23.50 WIT, saat ini jenazah sudah disemayamkan di Sugapa dan direncanakan pagi ini akan diterbangkan ke Timika dan selanjutnya oleh pihak perusahaan akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKBP. Sandy Sultan.

Dijelaskannya pula, Kamis pagi sekitar pukul 04.50 WIT tim evakuasi berhasil menemukanblack box atau kotak hitam pesawat Rimbun Air.

Rencananya Kamis pagi ini ketiga jenasah akan diterbangkan ke Timika dari Sugapa untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya masing – masing . Jenasah Pilot Hj Mirza rencananya dibawa ke kampungnya di Salah Benda Bogor, Jawa Barat, Co Pilot Fajar diterbangkan ke Jati Makmur Pondok Gede, Bekasi – Jawa Barat. Sedangkan mekanik Iswahyudi diberangkatkan ke kediamannya di Jln Mulawarman Balikpapan – Kalimantan Timur.