BEI Sebut Generasi Muda Dominasi Investor Saham di Papua

Jayapura – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah Papua. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah sekolah dalam program edukasi keuangan sejak usia dini.

“Kami terus mendorong literasi dan edukasi investasi sejak dini agar ketika nanti mereka sudah bekerja dan memiliki penghasilan, mereka punya bekal dan kebiasaan untuk mengelola keuangan secara bijak dan mulai berinvestasi,” ujar Kresna Aditya Payokwa, Kepala BEI Perwakilan Papua.

Dia bilang, upaya tersebut membuahkan hasil positif. Hingga Maret 2025, jumlah investor pasar modal di wilayah Papua telah mencapai 106.542 Single Investor Identification (SID). Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari kalangan muda.

Dari sisi sebaran wilayah, Papua menjadi provinsi dengan jumlah investor terbanyak, yakni sebanyak 40.261 SID. Disusul Papua Tengah dengan 18.950 SID, Papua Barat Daya 18.800 SID, Papua Barat sekitar 15.000 SID, Papua Selatan 9.500 SID, dan Papua Pegunungan sebanyak 3.673 SID.

Kresna menjelaskan bahwa dari sisi profesi, pelajar dan mahasiswa mendominasi dengan persentase 29 persen dari total investor. Diikuti oleh pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) sebesar 28 persen, serta pengusaha sebanyak 12 persen.

Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, investor berusia 18–25 tahun menjadi yang paling dominan dengan kontribusi 32 persen. Kemudian disusul usia 31–40 tahun sebesar 27 persen, dan usia 26–30 tahun sebanyak 25 persen.

“Angka ini menunjukkan bahwa generasi muda menjadi penggerak utama pertumbuhan jumlah investor di Papua,” tandas Kresna. (Zulkifli)

Related posts

Kehadiran TNI Disambut Bakar Batu Masyarakat Sinak Puncak

Fani

1 KSTP Mati Saat Lakukan Serangan ke Pos TNI di Sugapa

Fani

Terima 2.000 Pasang Sandal, Satgas Damai Cartenz Siap Salurkan Bantuan Kiriman Surabaya ke Timika

Fani

Empat Kali Letusan Senjata Api di Bandara Lama Sugapa, KKB Diduga Pelaku Penembakan

Fani

Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp27,2 Triliun

Fani

Kasus Andrie Yunus Disorot, Aktivis HAM Papua Barat Serukan Perlindungan Negara

Fani

Leave a Comment