Pasific Pos.com
Ekonomi & BisnisInfo Papua

Bank Indonesia dan Pemerintah Papua Dukung Stabilitas Perekonomian dan Pengendalian Inflasi

Kick Off SERAMBI 2024.

Jayapura – Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua bersinergi menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam mendukung stabilitas perekonomian pada saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri melalui Kick Off SERAMBI dan menjaga ketersediaan pasokan bahan makanan dalam rangka mendukung pengendalian inflasi di Papua melalui Gerakan Pangan Murah atau GPM.

“Bank Indonesia Papua bersama Perbankan melaksanakan kegiatan SERAMBI atau Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri dengan tema ”Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah”,” ujar Faturachman selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua.

“Kegiatan SERAMBI ini diharapkan dapat melengkapi kebahagiaan masyarakat di bulan suci Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1445H dengan menghadirkan uang Rupiah layak edar dalam jumlah dan pecahan yang sesuai kebutuhan melalui layanan kas prima,” sambungnya.

Foto bersama dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Faturachman mengatakan, bagi masyarakat yang memerlukan Uang Pecahan Kecil, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua bersinergi dengan perbankan menyiapkan 100 titik penukaran yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan dan melibatkan tujuh kas titipan Bank Indonesia yang ada di Biak, Serui, Nabire, Timika, Wamena, Merauke dan Sorong di provinsi Papua Barat Daya.

“Khusus untuk di Kota Jayapura, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua memperkuat layanan kas melalui kegiatan kas keliling yang menyasar langsung aktivitas ekonomi masyarakat seperti di Pasar Youtefa, Pasar Hamadi, Pasar Skouw, Pasar Lama Sentani dan beberapa pusat pertokoan di daerah Entrop, Abepura, dan Koya,” jelasnya.

Selain itu, melalui layanan kas keliling ini, Bank Indonesia juga akan membuka layanan penukaran Uang Pecahan Kecil di area Bandara, Terminal, Pelabuhan dan layanan khusus kepada instansi-instansi di Kota Jayapura dan sekitarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman bersama Plt Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai.

Dalam momen HBKN 2024 menyambut Idul Fitri 1445H, tidak kalah pentingnya perlu terus bersinergi untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan makanan dalam rangka mendukung pengendalian inflasi di Papua.

“Kami tentunya sangat menyambut baik dan apresiasi atas upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua bersama TPID Provinsi Papua melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mencukupi pemenuhan permintaan masyarakat selama bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1445H,”kata Faturachman.

Melalui strategi 4K, Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran distribusi dan terakhir Komunikasi yang Efektif terutama bijak berbelanja sesuai kebutuhan (tidak panic buying), kami meyakini inflasi di Papua dapat terus terjaga sesuai rentang sasaran nasional, yaitu di level 2,5% + 1.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menukar uang Rupiah.

Pelaksana tugas Asisten II Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai menyampaikan bahwa GPM digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama dalam rangka HKBN.

Suzana pun turut mengapresiasi Bank Indonesia dan pihak lainnya yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut. “Ini merupakan wujud kolaborasi dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, secara khusus di momen HKBN,” kata Suzana.

Untuk diketahui, GPM diikuti belasan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) termasuk distributor bahan makanan dirangkai dengan kick off SERAMBI atau Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri yang digelar Bank Indonesia.

GPM dan Kick Off SERAMBI dilaksanakan di halaman gedung Otonom Provinsi Papua di Kota Jayapura pada Rabu (20/3/2024). (Zulkifli)