Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

Akibat Wabah Corona, Perekonomian Papua Triwulan I Minus 6,77 Persen

Perekonomian Papua Triwulan I Minus
BPS Papua saat merilis pertumbuhan ekonomi Papua.

Jayapura – Perekonomian Papua pada triwulan I tahun 2020 minus 6,77 persen dibandingkan triwulan IV tahun 2019.

Kepala Bidang Neraca Wilayah Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Eko Mardiana mengatakan, hal tersebut disebabkan hampir semua lapangan usaha mengalami penurunan produksi. Sementara, dari sisi pengeluaran, kontraksi pertumbuhan disebabkan oleh komponen ekspor barang dan jasa yang turun hingga 71,58 persen.

“Kontraksi pertumbuhan ini disebabkan oleh adanya penurunan produksi pada kategori pertambangan dan penggalian yang merupakan kontributor tertinggi ekonomi Papua sebesar minus 3,89 persen,” ucap Eko melalui siaran pers, Rabu (6/5/2020).

Kontraksi pertumbuhan tertinggi, kata Eko, terjadi pada lapangan usaha konstruksi sebesar minus 13,41 persen dan lapangan usaha jasa pendidikan minus 12,49 persen.

Eko menyebutkan, beberapa lapangan usaha cenderung tumbuh melambat. Perlambatan ini salah satunya disebabkan adanya wabah virus corona atau covid-19 yang muncul pada akhir triwulan I tahun 2020.

“Sepanjang triwulan I secara year on year(y on y) selain kategori pertambangan dan enggalian, kategori lain yang mengalami kontraksi pertumbuhan adalah jasa keuangan dan asuransi sebesar -7,33 persen, pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar -7,51 persen, dan kategori industri pengolahan sebesar -4,86 persen,” jelas Eko.

“Adanya penurunan jasa perbankan selama triwulan I tahun 2020, penurunan produksi air dan turunnya produksi dari industri kayu akibat kebijakan pembatasan perluasan Hak Pengusaha Hutan (HPH) oleh pemerintah menyebabkan ketiga lapangan usaha ini mengalami kontraksi (berkurang),” lanjutnya.

Kendati mengalami kontraksi pada triwulan I tahun 2010 dibandingkan triwulan IV tahun 2019, namun mengalami pertumbuhan 1,48 persen dibandingkan triwulan I tahun 2019.

Angka pertumbuhan tersebut, kata Eko, terutama disebabkan hampir sebagian besar lapangan usaha mengalami peningkatan, kendati lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang merupakan penyumbang ekonomi utama Papua mengalami penurunan 2,35 persen.

“Beberapa lapangan usaha mampu merespon situasi yang terjadi dengan pertumbuhan yang cukup tinggi selama triwulan I tahun 2020. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi selama triwulan I tahun 2020 adalah informasi dan komunikasi sebesar 5,69 persen, jasa keuangan dan kegiatan sosial sebesar 5,69 persen, kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,41 persen,” terang Eko.

Ia melanjutkan, adanya peningkatan aktivitas informasi dan komunikasi selama triwulan I-2020, meningkatnya jasa pelayanan kesehatan pada beberapa fasilitas kesehatan serta adanya kenaikan pada aktivitas perdagangan terutama bahan makanan serta alat kesehatan menyebabkan ketiga lapangan usaha ini tumbuh cukup tinggi.

Sementara itu, selama triwulan I tahun 2020, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari lapangan usaha atas dasar harga berlaku tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Eko mengatakan, nilai kontribusi tertinggi penyumbang ekonomi Papua adalah lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 22,87 persen, konstruksi sebesar 15,57; pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 13,18 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 11,40 persen, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 11,03 persen. Kategori tersebut masih mendominasi PDRB Papua.

Artikel Terkait

SP Wawancara Dilaksanakan September Mendatang, Siapkan Dokumen Ini

Zulkifli

BPS Lakukan Pendataan Usaha e-Commerce di Papua

Zulkifli

Delapan Sektor Ini Pengaruhi Capaian PDRB Papua Triwulan II

Zulkifli

Akibat Covid-19, Proyeksi Pelemahan Kinerja Ekonomi Papua Capai Rp5,1 Triliun

Zulkifli

BPS : Penduduk di Papua Lebih Banyak Bekerja di Sektor Informal

Zulkifli

Pengangguran Terbuka di Papua Didominasi Lulusan Diploma

Zulkifli

Sektor Pertanian Sumber Utama Mata Pencaharian Penduduk di Papua

Zulkifli

Apindo Papua Sebut Dampak Pandemi Corona Tiga Bulan ke Depan

Zulkifli

Papua Alami Deflasi, Ini Faktor Penyebabnya

Zulkifli