Koleta Dan Cheeril, Dua Remaja Berprestasi Raih Juara Di Ajang FLS3N Papsel 2026

MERAUKE-Koleta Latbual, siswi SMA Katolik YAN SMIT Agats Kabupaten Asmat dan Cheeril Nicole Johansyah, siswi SMA Negeri 1 Merauke menjadi peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA, SMK dan SLB tingkat Provinsi Papua Selatan yang beruntung karena berhasil meraih juara.

Kedua remaja tersebut membawa pulang kemenangan yang begitu berharga, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga sekolah tempat mereka menuntut ilmu.

Koleta berhasil meraih juara 1 sedangkan Cheeril pada peringkat 3. Keduanya tampil pada lomba monolog yang merupakan salah satu mata lomba FLS3N tahun 2026. Pasific Pos berkesempatan mewawancarai Koleta dan Cheeril usai pengumuman para pemenang di Halogen Hotel, Sabtu (30/5).

“Saya sama sekali tidak menyangka bisa meraih juara 1, bersyukur sekali karena usaha yang saya dan guru lakukan selama beberapa hari terakhir berbuah manis. Sempat ada rasa pesimis dan tidak yakin namun saya tepis dan kembali bersemangat untuk berkompetisi. Puji Tuhan, saya mampu melalui semua dan meraih juara 1,” ujarnya sambil meneteskan airmata haru.

Dengan mengusung judul “Suara Terakhir Bumi” ia berhasil memukau dewan juri dan berhak melenggang ke tingkat nasional mewakili Provinsi Papua Selatan. Kurang lebih 5 hari, Koleta fokus berlatih didampingi guru di sekolah sehingga benar-benar siap. Ia juga rajin berlatih sendiri ketika berada di rumah.

Ia berharap lomba-lomba seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak remaja yang dapat mengekspresikan diri dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Hal senada diungkapkan oleh Cheeril bahwa lomba monolog sangat bermanfaat bagi generasi muda karena menjadi wadah mengekspresikan diri melalui jalur seni.

Cheeril mengharapkan semakin banyak remaja yang tertarik dengan lomba-lomba seperti ini dan semakin memahami lebih mendalam tentang seni. Ia juga berharap lomba serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

“Pokoknya seru sekali ikut lomba-lomba seni seperti ini. Saya pernah ikut waktu masih di bangku SMP khusus lomba kreativitas musik tradisional dan lolos hingga provinsi. Untuk itu saya coba ikut lagi di tingkat SMA dengan memilih lomba monolog dan bersyukur bisa meraih juara 3,” jelasnya dengan wajah bahagia.(iis)

Related posts

Kasus Penembakan Smart Air, Dua Dari 4 Orang Dipastikan Terlibat

Fani

Astra Motor Merauke Gelar Kegiatan CSR “Astra Motor Berbagi” untuk Warga Sekitar

Fani

Soal CPNS dan P3K Kaimana, Dewan Adat Minta Semua Sabar dan Jaga Kamtibmas

Fani

Serahkan Alsintan, Bupati Minta Gunakan Sebaik Mungkin Demi Kelancaran Optimalisasi Lahan

Bams

Kinerja Panitia dan Peserta Musabaqah Fahmil Qur’an Diapresiasi Majelis Dewan Hakim

Fani

Terus Gulirkan Kebaikan, Giliran Warga Kumbe Dibantu Kapolres Merauke Dan Jajaran 

Bams

Leave a Comment