Warga Korban Penganiayaan di Puncak Jaya Dievakuasi

Puncak Jaya – Personel Sektor IV Operasi Damai Cartenz melaksanakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait seorang warga yang mengalami sakit akibat pemukulan oleh anggota keluarganya di Desa Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh DPP Briptu Muhammad Rizqi bersama delapan personel lainnya. Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pada pukul 15.30 WIT, personel segera bergerak menuju rumah korban untuk melakukan visit dan observasi awal.

Sekitar pukul 15.50 WIT, personel tiba di lokasi dan langsung memberikan penanganan awal kepada korban. Dari hasil observasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan berusia 38 tahun dan mengalami cedera pada bagian pinggang bagian dalam.

Mengingat kondisi korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, personel kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Mulia Puncak Jaya.

Pada pukul 16.15 WIT, korban tiba di RSUD Mulia Puncak Jaya dan diserahkan kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sebelum personel kembali ke Pos Kulirik Puncak Jaya.

Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.

“Setiap laporan masyarakat harus ditangani dengan cepat, tepat, dan penuh empati. Kehadiran personel Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan Papua,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Dia menambahkan bahwa pendekatan humanis dan tindakan cepat di lapangan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat keamanan.

Respons cepat yang dilakukan oleh personel Sektor IV Operasi Damai Cartenz 2026 ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Kehadiran aparat yang sigap membantu warga dalam kondisi darurat dinilai memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua dengan mengedepankan prinsip melindungi, mengayomi, dan melayani, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Related posts

Persipura Bidik Kemenangan, Deltras Siap Menghadang

Bams

Hari Perempuan Internasional: Wakil Ketua I DPR Papua Serukan Kesetaraan dan Inovasi

Bams

KNPI Papua Latih Pemuda Terampil Berbicara di Depan Umum

Fani

Dua Pengendara Motor Bawa Ganja Diamankan Polisi di Depan Kantor Gubernur

Fani

Danrem 174/ATW Bersama Dansatgas BKO Hanpangan Kementan RI Tinjau Lahan Opla Dan Pompanisasi

Fani

11 Pendulang Emas di Yahukimo Tewas, Diduga Kuat Dibunuh KKB

Fani

Leave a Comment