PHRI Papua Prediksi Okupansi Tak Lebih dari 50 Persen di 2024

Jayapura – Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Papua, Rajab mengatakan, pihaknya memprediksi okupansi atau tingkat hunian hotel pada tahun 2024 ini tidak lebih dari 50 persen.

Rajab pun mengungkapkan dua hal yang dapat menyebabkan okupansi tidak melebihi target.

“Selain karena tahun Pemilu yang tahapannya telah berlangsung pada 2023 lalu, juga terbentuknya daerah otonomi baru atau DOB setahun lalu,” kata Rajab di Jayapura, Jumat (2/2/2024).

Salah satu tipe kamar di Hotel Cenderawasih Abadi. (Foto : booked.net)

“Tahun pemilu tidak memberi dampak meningkatnya hunian hotel, karena perputaran uang yang tidak signifikan, sebab kebijakan anggaran pusat digunakan untuk penyelenggaraan Pemilu,” sambungnya.

Meskipun ada peningkatan, kata Rajab, hanya hotel – hotel tertentu yang akan merasakan, namun secara keseluruhan, namun secara keseluruhan, tidak melampaui target.

Kendati demikian, Rajab memastikan hotel dan restoran tidak melakukan pemutusan hubungan kerja bagi karyawan. Namun, diakuinya, ada satu hotel yang memilih menutup bisnisnya lantaran kondisi yang terjadi saat ini, dan ada juga yang beralih menjadi indekos.

Rajab menyarankan kepada manajemen hotel dan restoran untuk berkolaborasi aktif dengan Dinas Pariwisata di masing-masing daerah agar dilibatkan dalam setiap even pariwisata dan berharap pemerintah daerah sesering mungkin melaksanakan even. (Zulkifli)

Related posts

Bank Mandiri Entrop Berikan Apresiasi kepada Astra Motor Papua atas Sosialisasi Safety Riding

Fani

Diciduk di Depan Apotek, Tersangka Kasus Ganja Kini Hadapi Persidangan

Fani

Ketua DPR Papua Serap Aspirasi di Kampung Bonai, Dorong Hunian Layak Melalui BSPS

Bams

Perum Bulog Papua Tingkatkan Penyerapan Beras Merauke di 2025

Fani

Ketua Umum SP PLN : Eloknya, Pembahasan RUU EBET Dilanjutkan Pada Masa Rezim Baru

Fani

Dikawal Ketat, Pimpinan KKB Paniai Tiba di Polda Papua

Fani

Leave a Comment