Pasific Pos.com
Lintas Daerah

30 Kepala Keluarga di Kampung Sarbe Kini Nikmati Listrik PLN

Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan kapasitas 30 Kilo Wattpeak yang terletak di Desa Sarbe, Kecamatan Duri Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. (Foto : Istimewa)

Manokwari – PT PLN (Persero) mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 30 Kilo Wattpeak (kWp) yang terletak di Desa Sarbe, Kecamatan Duri Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat setelah dilaunching pada Rabu (30/11/2022).

PLTS Sarbe milik PLN tersebut dapat beroperasi selama enam jam dengan tujuan meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), serta mendukung komitmen Indonesia semangat G20 dalam mempercepat transisi energi hijau.

Manager PLN UP3 Manokwari, Roberth Rumsaur mengatakan, PLN sudah menyusun peta jalan untuk melakukan transisi energi dari energi fossil menuju energi terbarukan.

“PLTS Sarbe sebagai kado natal untuk masyarakat Kuri kabupaten Teluk Bintuni ini sebagai langkah nyata dari banyak titik yang sedang kami kerjakan,’’ kata Roberth dalam siaran pers, Jumat (2/12/2022).

‘’Ke depan, PLN akan menoperasikan PLTS Kalitami dengan daya 50 kWp serta terus melakukan pembangunan pembangkit listrik yang berbasis pada energi terbarukan,” sambungnya.

Dengan hadirnya PLTS Sarbe, diharapkan dapat meningkatkan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat karena sistem kelistrikan semakin andal.

Ia menambahkan bahwa selain bertujuan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, kehadiran PLTS ini juga dapat mengurangi penggunaan energi fosil dan menekan emisi karbon.

‘’Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan para stakeholder dalam pembangunan PLTS tersebut, semoga dapat terus berlanjut dalam pengoperasiannya kelak” ujar Roberth.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengapresiasi kinerja PLN dalam melistriki Kampung Sarbe.

“Terima kasih untuk PLN atas kerja kerasnya membantu masyarakat Sarbe sehingga dapat menikmati listrik. Untuk masyarakat, gunakan listrik secara bijak. Bantu PLN agar terus dapat menjaga dan mengembangkan kelistrikan di desa ini,” kata Petrus. (Red)