Pasific Pos.com
Headline Pendidikan & Kesehatan

20 Pegawai Teladan di RSUD Jayapura Terima Penghargaan

Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes menyerahkan penghargaan kepada salah seorang tenaga medis, Jumat (09/04/2021).

Jayapura — 20 pegawai dan tenaga medis RSUD Jayapura yang dinilai memiliki kinerja terbaik mendapat penghargaan.
Penghargaan ini diberikan oleh Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes, kepada para dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga Penunjang, staf administrasi, instalasi, ruangan dan pejabat eselon di sela-sela apel bersama di Gedung Parkir Lantai 4 RSUD Jayapura, Jumat pagi (09/04/2021).

“Pemberian reward ini untuk memotivasi pegawai lain agar berlomba-lomba menjadi pegawai teladan. Penilaian kami lakukan berdasarkan kinerja, kedisiplinan, hubungan kerja dalam tim, dan kontribusi terhadap rumah sakit,” kata Aloysius Giyai.

Menurut Aloysius, selama setahun lebih dipercayakan memimpin RSUD Jayapura, ia menilai para pegawainya mulai ada semangat kerja yang baru dan lebih disiplin.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin, ia merasa perlu memberikan reward atau penghargaan agar perubahan paradigma pelayanan di rumah sakit itu benar-benar terwujud.

“Sekalipun kami menyadari, masih ada hal yang harus kami benahi seperti pelayanan di IGD, di rawat inap atau di penunjang tertentu. Memang mengubah pelayanan di rumah sakit ini butuh waktu. Tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kita bersyukur ada kemajuan atau progress yang luar biasa dalam disiplin pelayanan bagi pasien,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua ini juga menegaskan, manajemen RSUD Jayapura sudah berkomitmen memberikan penghargaan ini setiap triwulan sekali di tahun 2021 ini guna memacu semangat kerja para pegawai. Kebijakan ini sekaligus menjadi ajang mengevaluasi program kerja dan capaian visi misi rumah sakit peninggalan Belanda ini sebagai fasilitas kesehatan rujukan nasional di Tanah Papua.

“Mereka menerima sertifikat dan juga sedikit uang pembinaan sebagai pegawai atau tenaga medis teladan. Mulai tahun depan, tidak hanya sertifikat reward bagi pegawai teladan, tapi juga sertifikat siap berubah bagi pegawai yang dinilai malas atau bekerja belum sesuai SOP,” tegasnya.