Winona Welliken Edukasi Peserta Pelatihan Public Speaking BKMT Merauke
MERAUKE – Winona Welliken, salah satu public speaker dan MC profesional dari Kabupaten Merauke tampil sebagai narasumber pada pelatihan public speaking ke-3 yang dilaksanakan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Merauke, Sabtu (31/1) di Hotel Megaria. Adapun tema yang diusung pada pelatihan tersebut yaitu “Meningkatkan skill berbicara sebagai Master of Ceremony”.
Dengan pembawaannya yang khas, Winona mampu menghidupkan suasana dengan penyampaian yang tidak monoton tetapi lugas serta menghibur. Ciri yang selalu melekat dalam diri wanita yang juga dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial ini, setiap kali diundang sebagai narasumber. Banyak pesan yang tersirat dari materi yang disampaikan oleh Winona yang juga sarat unsur edukasi.
Sesekali ia nampak serius, tetapi sesekali juga diselingi humor segar sehingga para peserta menjadi gembira dan ikut tertawa. Winona benar-benar memahami siapa yang menjadi audiencenya. Winona ingin para peserta pulang dengan tambahan wawasan, bagaimana mengimplementasikan public speaking secara baik dan benar. Sebab menurutnya, para wanita yang berkecimpung di organisasi, apapun itu, memiliki talenta di bidang public speaking.
Tinggal diasah dengan lebih serius sehingga semakin percaya diri dan berani tampil di hadapan publik. Sebagai sosok yang sudah banyak makan asam garam di dunia public speaking, Winona ingin menularkan ilmunya agar semakin banyak public speaker handal lahir dari Merauke.
Seperti yang diketahui, Winona memiliki aktivitas yang cukup padat karena ia juga menjabat sebagai Founder Noken Care dan aktif mendampingi anak-anak yang membutuhkan perhatian. Kerap diminta menjadi juri berbagai lomba termasuk lomba MC, Winona konsisten untuk memberikan edukasi semaksimal mungkin kepada masyarakat luas akan pentingnya menjadi seorang public speaker yang baik.
Salah satu hal penting yang disampaikan Winona dalam materinya adalah tentang keberanian berbicara di depan umum yang bukan hanya menjadi ketrampilan tokoh publik tetapi juga dibutuhkan oleh anggota majelis taklim dalam berbagai kegiatan, seperti dakwah, pengajian, tausiah, memimpin doa bahkan untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun masyarakat.
Kemampuan berbicara dengan baik, jelas dan menyentuh hati sangat dibutuhkan. Pasalnya, banyak orang sebenarnya memiliki pesan yang baik dan benar namun tidak tersampaikan secara efektif karena kurangnya kepercayaan diri, teknik penyampaian atau struktur berbicara.
Oleh karena itu melalui pelatihan singkat ini para ibu majelis taklim diharapkan memiliki pemahaman, ketrampilan dan keberanian berbicara di depan umum.
Ketua Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Merauke, Evi Ernawati Kristina mengharapkan para peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber yang dihadirkan kali ini. Ia mengapresiasi kesediaan Winona untuk menjadi narasumber mengingat public speaker tersebut memiliki banyak kesibukan dan aktif di sejumlah organisasi.
“Narasumber yang satu ini jadwalnya sangat padat dan tidak mudah untuk meluangkan waktu. Namun akhirnya beliau berkesempatan untuk hadir dan berbagi ilmu dengan ibu-ibu majelis taklim. Semoga peserta dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber yang hebat ini, ” terang Evi.(iis)
