Pasific Pos.com
Nasional

Wapres Memastikan Proses Percepatan Pembangunan Dan Kesejahteraan Masyarakat Papua

MERAUKE, – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma’ ruf Amin melakukan kunjungan ke Provinsi Papua Selatan, Senin (3/6) didampingi sang istri, Ny. Wury. Wapres dan rombongan tiba di Merauke dan langsung disambut oleh Pj. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo didampingi sejumlah pejabat penting dan langsung menuju hotel untuk beristirahat. Selain Merauke, beliau juga bertandang ke Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya dimulai tanggal 3 Juni hingga 7 Juni 2004.

Khusus di Papua Selatan, Wapres telah mengagendakan beberapa kegiatan, antara lain bertemu bupati se-Papua Selatan, tokoh adat, tokoh penggiat kemanusiaan, HAM dan perdamaian serta melakukan pencanangan pembangunan dan penandatanganan prasasti peletakan batu pertama sentra sarana dan prasarana Pemprov Papua Selatan.

Wapres mengemukakan, dirinya hadir untuk melihat langsung dan memastikan proses percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di Provinsi Papua Selatan, berjalan dengan baik. Ini adalah amanah undang-undang bagi negara untuk wajib hadir secara terus-menerus mengawal berbagai program pembangunan Papua, agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat di Papua, termasuk di Provinsi Papua Selatan ini.

“Kita tengah menyaksikan upaya aktif pemerintah daerah baru dalam menyediakan rumah besar bagi masyarakat Papua Selatan, dengan melakukan berbagai persiapan kelembagaan pemerintah dan pemantapan langkah-langkah strategis pembangunan di Papua Selatan,”ujarnya.

Hadirnya Provinsi Papua Selatan, yang berada di perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini, akan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat dan wilayah, serta mendekatkan pelayanan publik hingga ke masyarakat di pelosok perbatasan. Wapres menyampaikan beberapa pesan untuk mengakselerasi pembangunan Provinsi Papua Selatan ke depan, yaitu mempertajam program dan langkah-langkah yang bersifat komprehensif dengan menonjolkan potensi dan keunikan wilayah Provinsi Papua Selatan yang berada di perbatasan negara, menjadikan kawasan sentra pemerintahan Provinsi Papua Selatan tidak hanya menjadi penopang fisik fungsi pemerintahan semata, tetapi juga poros penggerak percepatan pembangunan Provinsi Papua Selatan serta meningkatkan kolaborasi, sinergi, dan kerja sama antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah agar terus aktif memastikan tahapan persiapan pembangunan berjalan dengan baik.

“Saya menitipkan harapan agar pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintahan ini kelak berperan sebagai ‘sebuah kota baru’ di Provinsi Papua Selatan, sekaligus menampilkan wajah kawasan pemerintahan yang tetap menghargai simbol kearifan lokal di wilayah ini. Marilah kita semua bersama-sama mewujudkan “Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera yang Berkeadilan” di tanah Papua Selatan, “harap Wapres.

Sementara itu Apolo Safanpo kepada wartawan menjelaskan, sejak awal sudah ada arahan dari presiden dan wapres bahwa untuk pembangunan kantor gubernur, kantor DPRP dan kantor MRP di kawasan pusat pemerintahan KTM Salor adalah tanggung jawab pemerintah pusat. Oleh sebab itu jika ada masyarakat yang mempertanyakan tentang proses pembangunan yang berjalan setelah setahun masa persiapan, dalam arti mengapa belum ada pembangunan di pusat pemerintahan maka jawabannya sudah jelas akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.

“Nah, tugas Pemprov Papua Selatan adalah mempersiapkan 8 Readiness Criteria (RC) mulai pembebasan tanah, ketersediaan lahan, master plane, dokumen AMDAL dan lain sebagainya termasuk rencana anggaran biaya,”jelasnya.

Perlu diketahui, Pemprov Papua Selatan dalam menyambut kunjungan Wapres benar-benar total melakukan persiapan dari segala segi, terutama segi keamanan. Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, S.Hub. Int., M.H.I didampingi Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suanarya, S.H., SIK sebelumnya memimpin apel gabungan TNI-Polri dan pemerintah setempat guna pengecekan kesiapan pengamanan, Senin (3/6).

Apel berlangsung di area parkir Swiss-Belhotel yang digunakan sebagai tempat menginap dan kegiatan Wapres. Apel diikuti personil Yonif 755/Yalet, Yonif 757/GV, Lantamal XI/Merauke, Kodim 1707/Merauke, Polres Merauke, Yon D Pelopor Satbrimob Polda Papua, Satpol PP, staf BPBD Merauke dan Pemda Merauke.

Letkol Bayu meminta setiap personil memahami tugas dan fungsinya serta bertanggung jawab sesuai petunjuk. “Dengan memahami tugas dan tanggung jawab maka saat melaksanakan tugas dapat berjalan berjalan dengan baik, aman dan lancar sesuai dengan harapan bersama, ” ungkapnya. Jika terdapat hal-hal yang menonjol agar dilaporkan langsung kepada Dandim dan Kapolres. Ia mengajak untuk meningkatkan kekompakan dan kerjasama baik sehingga pelaksanaan tugas berjalan lancar