Pasific Pos.com
Headline Sosial & Politik

Timotius Wakur : Kehadiran Forkom LKN Papua Dipandang Sangat Tepat

Koordinator Forkom LKN Papua untuk Wilayah Laapago, Timotius Wakur didampingi keluarga saat di wawancarai, usai acara pelantikan di Aula Sasanakrida Kantor Gubernur Papua, akhir pekan kemarin (foto Tiara).

Jayapura – Kehadiran Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nasuntara (Forkom LKN) Provinsi Papua tampaknya mendapat sambutan positif dari tokoh Laapago, yang juga sebagai Anggota DPR Papua lewat mekanisme pengangkatan, Timotius Wakur, akhir pekan kemarin.

Bahkan kata Timotius Wakur, dengan hadirnya Forkom LKN Papua ini dipandang sangat tepat dan merupakan wujud nyata dari Binekha Tunggal Ikha, yang berbeda – beda tapi tetap bersatu dalam bingkai NKRI.

“Jadi kehadiran Forkom LKN Papua ini, agar tidak ada perbedaan suku, tidak ada permusuhan satu sama lain,” kata Timotius Wakur kepada awak media, usai acara pelantikan Forkom LKN Papua di Aula Sasanakrida, Kantor Gubernur Papua, akhir pekan kemarin.

Timotius Wakur yang juga ditunjuk sebagai Koordinator Forkom LKN Papua untuk Wilayah Laapago mengungkapkan, jika hal ini sesuai dengan motto Negara Indonesia yakni berbangsa satu yakni tumpah darah Indonesia, berbangsa satu yakni bangsa Indonesia dan berbahasa satu yakni bahasa Indonesia, sehingga tentu Papua tidak terlepas dari pulau lain di Indonesia.

“Menurut pandangan kami bahwa Forkom LKN Papua ini adalah sangat tepat, karena menghadirkan semua suku yang ada di Indonesia yakni dari Sabang sampai Merauke,” ujar Wakur.

Apalagi, ungkap Timotius Wakur, Forkom LKN Papua kini telah diakui resmi oleh pemerintah.

“Makanya tadi sudah ratusan orang termasuk saya dilantik Gubernur Papua dan diakui lembaga ini sebagai lembaga yang mendukung pemerintah. Intinya adalah menciptakan Papua sebagai zona damai. Itu kuncinya. Jadi, supaya tidak ada permusuhan antara Jakarta dengan Papua,” tekannya.

Menurut Timotius Wakur, jika Papua dengan Papua sendiri saja tidak damai, apalagi antara Papua dan non Papua seakan ada perbedaan.

“Nah, perbedaan ini bisa disatukan oleh Forkom LKN Papua, supaya kita saling menghormati dan saling mengasihi satu sama lain serta bergandengan tangan untuk membangun Papua menuju Papua Bangkit Mandiri dan sejahtera yang berkeadilan,” tandasnya.

Selain itu tambahnya, kehadiran Forkom LKN Papua ini, juga menjadi wadah untuk menyelesaikan solusi ketika terjadi konflik antar etnis dan lainnya.

“Oleh karena itu, kehadiran forum ini sangat penting sekali untuk menyelesaikan masalah itu, dengan mengedepankan dialog dan kebersamaan dalam menyelesaikan masalah dalam rumah besar Forkom LKN Papua,” tegasnya. (Tiara)