Pasific Pos.com
Kriminal

Sepasang Muda-mudi Pembuang Bayi Ditangkap

“Tidak Sanggup Nafkahi dan Belum Siap Nikah alasan Pelaku membuang Bayi”

JAYAPURA – Anggota Opsnal Reskrim Polsek Abepura berhasil mengamankan satu pasang muda-mudi yakni LLD (19) dan MF (21), Selasa (28/1) siang.

Keduanya ditangkap lantaran tega membuang buah hati hasil hubungan percintaan mereka usai dilahirkan ke dalam bak sampah di Jln. Baru Tembus Kantor Otonom Kotaraja.

Untungnya bayi berjenis kelamin perempuan itu selamat setelah ditemukan warga sekitar. Bayi itu kini telah berada di rumah sakit Bhayangkara guna perawan lantaran mengalami dehidrasi saat dibuang kedua orang tuanya.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Abepura AKP Clief Gerard Philipus Duwith menjelaskan kedua pelaku ditangkap saat sedang berada di RS.Abepura, ketika itu pihaknya bergerak melakukan pencarian terhadap Pelaku dengan mendatangi rumah sakit dan Puskesmas di Wilayah Hukum Polsek Abepura.

“Tim mendatangi rumah sakit Abepura dan melihat daftar Pasien,¬† saat itulah kami menemukan adanya satu orang pasien atas nama pelaku di ruang bersalin dalam keadaan sedang mengalami pendarahan setelah melahirkan di rumah, namun bayinya tidak di bawa ke RS. Abepura,” ucapnya ketika dikonfirmasi.

Kata Kapolsek, pelaku pria yang ketika itu sedang menunggu di depan ruang bersalin, langsung diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek guna pemeriksaan.

Bahkan dari hasil interogasi Lanjut Kapolsek, pelaku pria mengakui perbuatannya, dimana dasar dari pembuangan bayi hasil percintaan lantaran tidak sanggup untuk menafkahi selain itu pelaku wanita belum siap untuk menikah.

“Pelaku pria mengakui bahwa mereka berdua (LLD dan MF red) membuang bayinya karena tidak sanggup untuk membiayai, selain itu satu alasan lainnya bahwa LLD belum siap untuk menikah,” bebernya.

Kapolsek menambah, saat ini MF pelaku pria telah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik, sementara LDD pelaku wanita masih dalam perawatan medis  lantaran mengalami pendarahan usai melahirkan.