Salimah Papsel Gelar Seminar Ekonomi Inspiratif Untuk Pelaku UMKM

MERAUKE,- PW Salimah Papua Selatan menggelar seminar ekonomi inspiratif dengan tema “Perempuan Berdaya, Peran Nyata:Memulai UMKM untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga dalam Era Globalisasi” bertempat di Megaria Hotel, Sabtu (23/5).

Seminar ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten untuk menberikan edukasi dan motivasi agar perempuan juga berdaya dan memiliki peran nyata di sektor ekonomi.

Seperti yang diketahui di era globalisasi yang penuh tantangan ini, peran perempuan dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga menjadi sangat krusial. Jika ada niat yang kuat untuk mulai membangun usaha mandiri namun bingung harus mulai dari mana maka di dalam seminar ini akan diberikan solusinya.

Peserta akan mendapatkan wawasan strategis memulai UMKM dari nol, tips menjaga stabilitas ekonomi keluarga di masa kini dan yang tidak kalah penting adalah memperluas jaringan (networking) sesama pengusaha perempuan di Merauke.

Salah satu pemateri yakni Kabid UMKM Disperindagkop Kabupaten Merauke, Pompea Habsari menekankan beberapa hal penting di antaranya tentang langkah pendampingan dan motivasi.

Bentuk pendampingan dengan mengunjungi tempat usaha, memastikan keberlangsungan usaha dan penyusunan laporan pertanggung jawaban penggunaan dana bantuan modal usaha dan pendampingan fasilitasi perizinan.

Penyediaan tempat promosi dengan mengikutsertakan pelaku usaha binaan Dinas Perindagkop pada sejumlah kegiatan seperti apel bulanan Korpri, pameran keluar daerah, pameran HUT Merauke, pameran HUT RI serta membuka stand di Bandara Mopah.

Berikutnya terkait dukungan modal usaha, dalam hal ini Pemda Merauke melalui Disperindagkop memberikan dukungan modal usaha berupa bantuan modal usaha khusus untuk kelompok usaha OAP yang bersumber dari dana OTSUS dengan persyaratan yang berlaku serta memberikan bantuan untuk pengurusan merek bagi produk pelaku UMKM OAP.

Ia juga menyampaikan beberapa tantangan yang sering dihadapi perempuan dalam melakukan kegiatan usaha seperti kurangnya modal usaha. keterbatasan akses pelatihan dan persaingan pasar.

Ketua PW Salimah Provinsi Papua Selatan, Nurjannah Abduh kepada wartawan mengemukakan, para pemateri yang berjumlah tiga orang tampil memberikan pemahaman kepada peserta tentang berbagai hal yang dapat memajukan usaha, antara lain peningkatan kualitas produk, pengurusan ijin, penentuan brand, pemasaran dan lain sebagainya.

Salimah sendiri memiliki anggota yang mengelola UMKM sehingga terus dilakukan upaya-upaya untuk pengembangannya. Sementara itu Arum Kartiana,

Owner Dapur Qiana menyampaikan terimakasih kepada pihak Salimah atas pelaksanaan seminar yang dinilai sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan menambah wawasan pelaku UMKM dan diharapkan seminar dapat berlangsungsecara rutin.

‘Kami pelaku UMKM ingin terus maju sehingga jika ada seminar-seminar seperti ini akan sangat bermanfaat, “terangnya. Arum menjelaskan bahwa dalam menjalankan usahanya dirinya fokus menjual aneka kue dan yang terbaru ia membuat brownies sagu yang bisa dijadikan oleh-oleh dari Merauke. (iis)

Related posts

Jelang Pelantikan Bupati, Polres Gencar Patroli

Bams

Gerak Cepat Bhabinkamtibmas Tabonji, Realisasi Kerjasama Dengan Pemda Lakukan Pengawasan

Bams

Kasrem 172/PWY Hadiri Panen Raya di Keerom, Dorong Ketahanan Pangan Papua

Fani

Fauzun Nihayah Serahkan Bantuan Benih Jagung Program Aspirasi 

Bams

Pembagian Kuota Dinilai Tidak Jelas, Legislator Minta Tmsel Harus Tinjau Kembali

Bams

Kapolres Merauke Sebut Tanam Raya Simbol Kerja Keras

Bams

Leave a Comment