RSUP Kejar Akreditasi Demi Layanan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan

Jayapura – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura Petronella Marcia Risamasu menegaskan komitmen rumah sakit rujukan nasional di kawasan timur Indonesia dan Asia Pasifik ini untuk segera menghadirkan layanan yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Adapun saat ini, RSUP Jayapura tengah fokus menyelesaikan proses akreditasi sebagai syarat utama kerja sama.

“Kami fokus menuntaskan akreditasi, agar bisa segera menjalin kerja sama dengan BPJS. Proses pendampingan akreditasi sudah berjalan, pelayanan rawat jalan juga sudah dimulai. Semuanya kami siapkan paralel agar manfaat rumah sakit ini bisa segera dirasakan masyarakat secara luas,” ujar Petronella di kawasan RSUP Jayapura, Jumat (13/6/2025).

Ia menambahkan proses akreditasi telah dimulai dengan menggandeng Lembaga Independen Penilai Akreditasi (LIPA) dan ditargetkan dapat rampung pada September atau Oktober tahun ini. Akreditasi tersebut akan menilai kesiapan layanan, sistem, hingga kelengkapan fasilitas medis yang tersedia di rumah sakit.

“Setelah rumah sakit resmi terakreditasi dan seluruh izin pelayanan penunjang terpenuhi, seperti izin alat radiologi, CT Scan, Cath Lab, hingga X-Ray, barulah kerja sama dengan BPJS bisa dimulai,” jelasnya.

Petronella menyampaikan bahwa sejak bulan ini, RSUP Jayapura telah memulai layanan secara bertahap. Beberapa jenis pelayanan rawat jalan telah dibuka, dan akan terus diperluas sesuai kesiapan unit dan tenaga medis yang ada. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan menuju akreditasi paripurna.

“Kami ingin rumah sakit ini benar-benar unggul, tidak hanya di Papua tetapi menjadi pusat rujukan terpercaya untuk kawasan timur Indonesia. Visi ini kami jalankan bertahap dengan tetap menjaga standar mutu dan keselamatan pasien,” tambah Petronella.

RSUP Jayapura juga membuka ruang kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, hingga komunitas lokal.

“Kami butuh dukungan semua elemen, karena rumah sakit ini milik kita bersama. Tujuan utamanya adalah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat Papua,” pungkas dia.

Related posts

Peringati HPI ke 169, Tokoh Agama Papua Ingatkan Refleksi Kedamaian dan Apresiasi Komitmen Pemerintah

Fani

Siap Bertemu BTM – CK, Gubernur Papua Terpilih : Tak Ada Lagi 01 vs 02

Fani

Tak Ada Ruang Bagi Pengedar Narkoba, Polresta Jayapura Serahkan Tersangka ke Jaksa

Fani

Kader Golkar Sambut Baik Rekomendasi Untuk Paulus Waterpauw

Fani

Tekan Inflasi, Pemerintah Papua Gelar Gerakan Pangan Murah pada 6 Maret

Fani

Bupati Puncak: Klarifikasi atau Beasiswa Dicabut

Bams

Leave a Comment