Produk Kopinya Laris Manis, Untung Sangadji Sisihkan Keuntungan Bantu Pendidikan Anak Indonesia
JAKARTA-Suasana sore yang cerah di Jakarta, seakan-akan menemani nikmatnya para pecinta kopi menyeruput wangi dan rasa kopi unggulan yang enggan berlalu dan sulit untuk dilupakan. Mereka yang lekat dengan aroma kopi menjadikan momen menikmati secangkir kopi sebagai momen berharga yang menawarkan rasa damai dan nyaman.
Bersama keluarga, orang-orang terkasih, kerabat, rekan kerja dan berbagai kalangan lainnya, kopi bisa menjadi perekat dan menciptakan suasana kebersamaan. Di salah satu rumah di sudut Kota Jakarta, ada sosok pria yang sudah sejak lama berkecimpung di dunia kopi bahkan telah menciptakan brand sendiri dan sudah dikenal secara luas.

Dia adalah AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH, Kapolres Aceh Utara masa jabatan 2016-2018 dan Kapolres Merauke masa jabatan 2020-2022. Bagi pria yang satu ini, kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidupnya sehingga produksi terus berjalan bahkan ketika dirinya telah purna tugas sekalipun.
Namun tidak hanya sekedar bisnis perkopian, Untung yang dikenal dermawan ini tidak ingin menikmati keuntungan penjualan sendiri namun berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Salah satu yang ia lakukan adalah dengan menyisihkan sebanyak 20 persen hasil penjualan untuk membantu pendidikan anak Indonesia serta anak yatim.

“Sejak lama saya sudah melakukan ini untuk membantu anak yatim dan anak sekolah, baik membeli peralatan sekolah, meja belajar, kursi, baju, sepatu dan lain sebagainya. Sejak tahun 2016 ketika brand kopi saya mulai booming, saya sudah punya keinginan itu, sudah sekian Rupiah yang tersalurkan ntuk bantu anak-anak. Saya masih jadi Kapolres saat itu dan sampai sekarang masih tetap saya lakukan, “terang Untung kepada Pasific Pos via telepon, Senin (2/11).
Adapun kopi yang dipasarkan adalah jenis Arabica dari berbagai daerah, seperti Takengon, Wamena, Boven Digoel, Merauke dan Sumatera Utara (Kopi Ateng). Tentunya kopi-kopi lokal tersebut dikenal memiliki kualitas unggul dan rasa yang nikmat sehingga Untung menjatuhkan pilihan kepada jenis-jenis kopi tersebut.
Untung Sangadji tidak hanya dikenal publik sebagai sosok dengan sejumlah prestasi dan talenta, tetapi juga memiliki sejumlah produk UMKM yang sudah dikenal luas bahkan sebagian penghasilan dari produk tersebut disisihkan untuk hal-hal bersifat sosial.

Mantan Kapolres Aceh Utara dan Kapolres Merauke ini memiliki brand kopi yang menyematkan namanya dan sangat laris di pasaran. Ya, brand Kopi Ir.Untung Sangadji sudah dikenal luas. Selain memasarkan produk kopi dari Aceh dan Medan, ia juga memasarkan kopi asal Papua, baik dari Wamena, Boven Digoel hingga Kabupaten Merauke.
Tidak semata-mata memasarkan kopi, penumpas teroris Sarinah yang pernah menjabat Kepala Bagian Pengadaan Biro Logistik (Kabagada Rolog) Polda Papua ini juga menyelipkan unsur kemanusiaan yang sarat nilai sosial dengan membantu anak-anak yang ingin menyelesaikan studi dan terkendala biaya.
Keuntungan sebesar 20 persen murni untuk membantu anak-anak agar dapat bersekolah dan pendidikannya tidak terhenti. Tidak memandang latar belakang apapun, ia berupaya membantu semampunya. “Sama dengan yang saya lakukan di Aceh dan Sumatera Utara, saat masih jadi polisi, dimanapun saya bertugas dan dengan kepedulian yang ada tetap berusaha membantu,” terang Untung.

Ia mengaku tersentuh dengan anak-anak yang memiliki semangat untuk belajar namun terbentur biaya, padahal harus sekolah dan kuliah. Termasuk saat ia bertugas di Merauke, ia melihat beberapa warga yang ia bina ternyata memiliki anak yang masih aktif bersekolah sehingga perlu dibantu.
“Saya tekankan di sini bahwa soal harga kopi bisa diatur namun harus diingat karena saya juga harus berbagi dengan masyarakat,”terangnya. Ia mengemukakan, kopi yang ia pasarkan sangat disukai. Dikemas dengan desain sederhana namun mampu memberikan kesan mewah dan menarik. “Kali ini yang saya tonjolkan adalah kemasan 100 gram, tentunya dengan tata kelola dan sistem yang baik. Bahkan ada barcode yang bisa dibuka dan kita bisa menemukan banyak kisah di sana,”jelasnya.
Menurut Untung kreativitas itu penting dan ia tidak akan berhenti untuk berkarya. Namun ia tidak mengenyampingkan unsur sosial karena dengan kreativitas bisa membantu orang lain. Memperkenalkan kopi lokal dari berbagai daerah adalah salah satu kreativitas yang bisa dilakukan dan keuntungan yang diperoleh dapat disisihkan untuk membantu masyarakat.(iis)
