Pesan Untuk Mahasiswa USTJ : Fokus Kuliah, Ingat Keringat Orang Tua di Kampung
Jayapura – Di tengah dinamika keamanan di Kota Jayapura, sebuah ajakan sejuk dan tegas menyeruak untuk generasi muda Papua.
Para mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) diimbau untuk kembali pada fitrahnya sebagai penuntut ilmu dan tidak terjerumus dalam gerakan radikal maupun aksi makar.
Peristiwa pengibaran bintang kejora yang melibatkan oknum mahasiswa di USTJ baru-baru ini menjadi pemicu perhatian publik.
Kejadian tersebut mendorong perlunya evaluasi bersama antara rektor dan jajaran dosen agar nama baik institusi pendidikan tidak tercoreng atau diasumsikan memberi ruang bagi kelompok pengganggu kamtibmas.
Pesan menyentuh ditujukan langsung kepada para mahasiswa agar ingat akan pengorbanan keluarga di kampung halaman.
“Kasihan orang tua kalian yang berusaha bekerja membiayai kuliah dengan berjualan dan bertani. Pikirkan orang tua yang saat ini berjuang demi masa depan kalian di kampus,” ujar Jan Christian Arebo selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua dalam keterangan tertulis, Senin, 19 Oktober 2026.
Mahasiswa diminta tegas menolak doktrin serta ajakan demonstrasi liar yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.
Di saat yang sama, proses hukum yang sedang berjalan terhadap para pelaku pengibaran bendera didukung penuh agar diproses transparan dan tegas sesuai ketentuan perundang-undangan.
Jan juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk merawat kedamaian atas dasar rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan.
