Penuh Haru, Theresia: Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jadi Sejarah Baru Papua Selatan

 

 

MERAUKE – Suasana penuh haru menyelimuti Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Selatan saat Theresia Mahuze bersama jajarannya secara resmi menetapkan pasangan Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Penetapan ini dilakukan setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua Selatan tahun 2024, pada Kamis (6/2).

Untuk yang kesekian kalinya, wanita yang pernah sukses menahkodai KPU Merauke itu meneteskan air matanya sebagai bentuk ucapan syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya Pilkada yang sukses di provinsi baru ini.

Tidak dapat dipungkiri perjuangan dan kerja keras yang dilakukan oleh Theresia selaku Ketua KPU Papua Selatan beserta jajarannya penuh liku-liku dan bukan perkara ringan.

Namun pihaknya mampu melalui semua itu dengan baik berkat kekompakan dan keuletan yang ditunjukkan selama memimpin KPU Papua Selatan. Tentunya dengan didukung oleh jajaran KPU Papua Selatan lainnya, pihak-pihak terkait, aparat keamanan dan yang tidak kalah penting adalah dukungan seluruh masyarakat.

“Momen ini akan tercatat dalam sejarah Provinsi Papua Selatan di mana pada tanggal 6 Februari 2025 untuk pertama kalinya kami sebagai penyelenggara menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur yang juga merupakan gubernur dan wakil gubernur terpilih pertama di Provinsi Papua Selatan. Tuhan baik, sangat baik. Sudah dua agenda besar yang kami selenggarakan yakni Pemilu dan legislatif yang juga berjalan lancar. Puji Tuhan, alhamdulillah,”terang Theresia dengan suara yang bergetar dan mata berkaca-kaca.

Ia menegaskan bahwa penetapan yang dilakukan sore itu merupakan tahapan terakhir dari seluruh rangkaian proses penyelenggaraan Pilkada di Provinsi Papua Selatan. Meskipun penuh dengan dinamika namun dirinya tidak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur karena kebaikan yang telah Tuhan berikan kepada Papua Selatan. Pernyataan ini yang selalu Theresia ungkapkan di berbagai kesempatan karena menurutnya semua tidak terlepas dari rencana dan pertolongan Yang Maha Kuasa.

“Papua Selatan tidak lanjut untuk pembuktian karena semua sudah clear hari ini. Luar biasa, sungguh sebuah proses yang cukup panjang. Baik bagi kami selaku penyelenggara maupun para peserta Pemilu dan masyarakat khususnya masyarakat pemilih,”tukasnya. Sementara itu wakil gubernur terpilih, Paskalis Imadawa menyampaikan terima kasih atas kesuksesan pelaksanaan Pilkada di Provinsi Papua Selatan.

Menurutnya Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga leluhur tanah Anim telah memberikan ruang yang begitu luar biasa dalam melalui pesta demokrasi dengan segala dinamikanya. “Semua sudah kita lewati, baik buruknya juga sudah dilalui. Apapun itu semua sudah kita lalui. Jadi seperti analogi berburu dimana kita sudah selesai berburu dan hasilnya sudah ada. Nah, sekarang kita tinggal membagikan hasil buruan itu,”terangnya.

Ia menegaskan bahwa hasil yang dicapai bukan serta merta milik Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa tetapi milik bersama Provinsi Papua Selatan.

Oleh karena itu hasil yang sudah ada harus dikelola dengan baik dan bergerak bersama-sama membangun Papua Selatan dengan penuh kedamaian. Inilah yang seharusnya ditanamkan oleh semua pihak di Provinsi Papua Selatan.(Iis)

Related posts

Dekat Dengan Presiden Terpilih, Mesak Manibor Sebut Cabup Yanni Mampu Membawa Perubahan Bagi Sarmi

Jems

DJP : NIK-NPWP Tak Padan Bisa Bikin Wajib Pajak Sulit Akses Layanan Perpajakan

Fani

Astra Motor Papua Siap Perluas Kerja Sama dengan SMK

Fani

Melangkah Sambut Gelaran PON 2024, Dandim buka seleksi Pra-PON Futsal Papua Pegunungan

Fani

Papua Tertinggi Angka Pengangguran

Fani

Waropen Timur Deklarasikan Status Darurat Pembangunan dan Dorong Pemekaran DOB

Bams

Leave a Comment