Pasific Pos.com
Headline Sosial & Politik

Pemerintah Diminta Borong Noken Mama-Mama Papua Untuk Jadikan Souvenir

Anggota DPR Papua, Orgenes Kaway. (foto Tiara)

Jayapura – Peduli terhadap mama-mama Papua penjual noken, Anggota DPR Papua, Pdt Orgenes Kaway, STh meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk memborong noken yang dijual mama-mama Papua dan dijadikan sebagai souvenir bagi semua atlet dan official Kontingen PON XX yang datang ke Papua.

Bahkan, legislator Papua ini menegaskan, tidak mesti mama-mama penjual noken dari wilayah Laapago maupun Meepago ini, disuruh datang ke Kota dan Kabupaten Jayapura, hanya untuk menjajakan dagangan mereka pada saat pelaksanaan PON XX Papua.

“Harusnya Pemerintah Provinsi Papua punya inisiatif untuk memborong. Kenapa mereka justru di suruh datang dari jauh – jauh dari Paniai atau Laapago dan Meepago datang ke sini untuk mereka jualan noken. Memalukan saja. Kalau mama-mama penjual noken ini datang, berarti pemerintah harus tanggungjawab untuk selesaikan mereka punya masalah,” tegas Orgenes Kaway kepada Pasific Pos, belum lama ini.

“Jadi, jualan mereka harus dibeli atau diborong semua oleh pemerintah. Diborong jualan mereka untuk dijadikan souvenir bagi semua atlet atau kontingen PON yang ada. Apa mereka jauh – jauh datang hanya jadi tontonan saja?. Pakai perasaan lah. Ibu – ibu jangan biarkan mereka berjemur di panas, kasihan lah. Ko dibesarkan setengah mati, sampai ko jadi orang sampai hari ini, ko mau balas dengan apa?,” timpalnya.

Menurut Orgenes Kaway, Dewan tidak ada anggaran, namun yang memiliki anggaran atau uang ada di SKPD atau OPD, sehingga Pemprov Papua harus memperhatikan mama-mama penjual noken itu.

“Pemerintah di Dok II harus diperhatikan. Kamu yang di sana itu orang Papua semua. Tidak usah bikin diri malas tahu. Kapan mama – mama ini datang, PON tidak akan datang lagi,” tekannya.

Untuk itu, Orgenes Kaway yang juga Ondoafi Kampung Bambar, Sentani, Kabupaten Jayapura ini kembali menegaskan, jika memang cinta budaya Papua, maka harusnya pemerintah memborong noken yang dijual mama-mama Papua itu.

“Jadi, kalau kamu cinta budayamu, hari ini juga kamu bayar dan borong noken yang dijual mama-mama ini. Kalau kamu peduli budayamu, buktikan beli hari ini. Kalau tidak, jangan coba – coba teriak di sini, kami Papua. Karena yang Papua asli sudah datang di depan kita, yang saat ini tengan menjajakan noke-noken mereka di Taman Imbi,” tandas Orgenes Kaway. (Tiara).