Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis Lintas Daerah

Luar Biasa, Lahan Tidur Menjadi Lahan Persawahan Di Pegunungan Tengah

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172/PWY Ny. Ayu J.O Sembiring melaksanakan kunjungan kerja ke Kab. Jayawijaya, Rabu (26/10).

Wamena – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172/PWY Ny. Ayu J.O Sembiring melaksanakan kunjungan kerja ke Kab. Jayawijaya, Rabu (26/10).

Dalam kunjungannya, Danrem menyempatkan waktu meninjau persawahan di Kampung Helaluba, Distrik Asolokobal, Kab. Jayawijaya bersama dengan Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, dan melakukan penanaman padi secara simbolis di atas lahan seluas tujuh hektar.

“Hari ini kita telah melakukan penanaman padi di kampung Helaluba, Distrik Asolokobal, luas lahan 14 hektar dan yang siap di tanami 7 hektar. Ini merupakan kerja keras dandim, babinsa, Danramil dan masyarakat setempat,” ungkap Danrem.

Dirinya berharap, lahan persawahan yang telah ditanami ini nantinya akan berkembang semakin luas, tentunya dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan jajaran satuan yang ada di Kab. Jayawijaya.

Danrem memastikan, pihaknya melalui Babinsa akan mendampingi petani hingga lahan seluas 14 hektar yang ada akan ditanami kembali, mengingat lahan tersebut telah dibiarkan selama kurang lebih tujuh tahun.

Meskipun makanan pokok masyarakat di lembah Baliem adalah umbi-umbian dan beberapa jenis lainnya, namun kebutuhan konsumsi beras di daerah Pegunungan Tengah juga cukup tinggi, terbukti dengan didatangkannya beras dari luar Jayawijaya hampir setiap hari melalui trasportasi udara.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan pembukaan lahan yang sudah tujuh tahun tidak ditanami ini bisa memacu dan mendorong petani-petani padi di wilayah lainnya,” ujarnya.

Danrem juga mengapresiasi serta berterimakasih kepada Dandim 1702/Jayawijaya beserta jajaran yang telah bekerja keras membuka lahan persawahan tersebut.

“Saya berharap kegiatan ini terus berkelanjutan, jangan cuman di sini saja tapi pendampingan, pemupukan, sampai nanti pemasaran kalau itu bisa dilakukan saya harap tetap berkolaborasi dan didampingi oleh para babinsa yang ada,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi menyampaikan terimakasih atas apa yang telah dilakukan TNI untuk menghidupkan kembali semangat petani padi di Jayawijaya.

“Atas nama Pemda Kabupaten Jayawijaya saya menyampaikan terimakasih, apa yang telah dilakukan oleh Danrem sangat baik. Ini merupakan bentuk manunggal TNI dengan masyarakat,” kata Wakil Bupati.

Oleh karena itu, sebagai pemerintah daerah sangat mendukung dan menyampaikan terimakasih kepada TNI karena telah melakukan satu terobosan tentang bagaimana menggarap lahan tidur yang sudah lama ditinggalkan untuk ditanami kembali dengan padi.

“Oleh karena itu kami pemda Jayawijaya menyampaikan terimakasih dan mendukung program dan kegiatan seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Kampung Helaluba, Koli Wetapo menyampaikan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh TNI selama ini khususnya Kodim 1702/Jayawijaya dan jajarannya.

“Terimakasih karena telah mewujudkan program ketahanan pangan ini sehingga kami masyarakat bisa melakukan penanaman padi disini untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.