Korupsi Dana Bansos, Sekda Keerom Resmi Ditahan di Mapolda Papua

Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua telah menahan seorang tersangka berinisial TI yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom atas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2018. Sebelumnya, tersangka memiliki peran sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Keerom.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, penahanan terhadap TI dilakukan oleh Unit I Subdit III Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua pada Minggu (14/4/2024) atas dugaan penyalahgunaan dana bansos untuk modal usaha pada kelompok masyarakat atau perorangan sesuai dengan Daftar Penerimaan Anggaran (DPA) OPD BKPAD Keerom tahun anggaran 2018.

“Kami telah menahan TI atas dugaan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp18 milyar berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Papua,” jelas Kabid Humas dalam siaran pers, Selasa (16/4/2024).

Benny mengatakan, saat penahanan dilakukan, TI dinilai kooperatif dan patuh terhadap segala prosedur yang berlaku. Saat ini, dia sedang menjalani pemeriksaan dan penahanan oleh pihak Polda Papua.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHPidana dan Pasal 3 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” jelasnya.

Benny menegaskan bahwa kasus ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi di Indonesia, serta pentingnya pengelolaan dana publik yang transparan dan akuntabel untuk mencegah terjadinya penyelewengan dan kerugian negara.

Related posts

Politisi NasDem Soroti Kerusakan Jalan Jayapura–Sarmi, Datangi Balai Besar Pelaksanaan Jalan

Bams

8.768 Keluarga di Jayapura Terima Bantuan Beras dari Bulog untuk Juni–Juli 2025

Fani

Jelang Pilkada 2024, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Dengan Isu SARA

Bams

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Biarkan Polisi Bekerja, Jangan Giring Opini

Bams

PLN dan Kejaksaan Agung Gelar Roadshow Penerangan Hukum Guna Perkuat Fondasi Tata Kelola Perusahaan

Fani

Live Tik Tok Berseragam Dinas, Alberth Merauje Ingatkan ASN Jalankan Tugas Sesuai Aturan dan Etika

Bams

Leave a Comment