Ketika Istri-Istri Polisi Ikut Lomba MC, Ajang Mengasah Bakat Dalam Public Speaking
MERAUKE-Lomba MC dan pembaca SKEP dalam rangka ulang tahun Bhayangkari ke-74 yang digelar oleh Pengurus Cabang Bhayangkari Kabupaten Merauke, Sabtu (19/9) di aula Polres disambut penuh antusias para peserta. Pasalnya, lomba tersebut menjadi wadah bagi istri-istri polisi tersebut untuk mengasah bakat yang dimiliki dalam public speaking.
Salah satunya Ria Salmon D, anggota Bhayangkari dari Polsek Naukenjerai yang sangat bersemangat mengikuti lomba meskipun dengan persiapan yang singkat. Kepada Pasific Pos ia mengaku baru pertama kali mengikuti lomba dan merasa senang bisa berpartisipasi.
“Saya latihan sejak jam 5 subuh dan benar-benar fokus karena waktunya hanya beberapa jam. sebelum lomba dimulai. Jadi bisa dikatakan hanya satu hari saya berlatih. Saya berupaya memberikan penampilan yang maksimal di hadapan dewan juri, puji Tuhan saya mampu melakukannya,” terang Ria.
Ia mengemukakan, lomba MC menjadi wadah baginya untuk melatih diri tampil di hadapan banyak orang dengan baik dan percaya diri. Baginya bukan hal mudah berbicara di depan publik sehingga momen lomba kali ini dirasakan sangat bermanfaat bagi dirinya untuk ke depan.
Ia berharap anggota Bhayangkari yang memiliki bakat khususnya para junior agar aktif mengikuti lomba-lomba seperti ini sehingga dapat tampil membawakan acara di kegiatan-kegiatan Bhayangkari.
Sementara itu Public Speaker dan MC Kondang Papua Selatan, Wilhelmina Welliken sebagai salah satu dewan juri mengemukakan bahwa bakat yang dimiliki anggota Bhayangkari lingkup Polres Merauke sangat luar biasa. Apalagi dengan dukungan yang begitu besar dari
Ketua Bhayangkari Cabang Merauke, Moan Leonardo Yoga dalam mengasah bakat di bidang public speaking.
Menurut Wilhelmina, dewan juri yang berjumlah tiga orang telah memberikan penilaian yang sangat objektif dan bagi yang meraih juara akan mewakili Bhayangkari Cabang Merauke di ajang serupa di Polda Papua.
Wilhelmina yang kerap menjadi pembicara di sejumlah event penting ini juga akan digandeng kembali sebagai narasumber untuk memberikan materi public speaking bagi anggota dan pengurus Bhayangkari Merauke dalam waktu dekat.
“Saya salut dengan komitmen Ketua Bhayangkari yang begitu besar melakukan upaya demi mengembangkan potensi ibu-ibu Bhayangkari. Sebagai istri Kapolres Merauke, beliau pro aktif terhadap kemajuan anggota Bhayangkari, ” tukas wanita yang juga aktif di berbagai organisasi ini.
Moan Leonardo Yoga saat membuka lomba mengungkapkan bahwa ketiga dewan juri yang menilai adalah orang-orang yang berkompeten sehingga penilaian yang diberikan sangat tepat dan sesuai dengan apa yang ditampilkan peserta. Oleh sebab itu ia meminta seluruh peserta untuk fokus dan dapat memberikan penampilan yang terbaik.
Ia berharap di setiap kegiatan Bhayangkari, talenta yang dimiliki anggota dapat digunakan untuk menunjang suksesnya kegiatan. Termasuk dalam membawakan acara sehingga bakat yang ada semakin terasah.
“Harus terus belajar supaya bisa. Karena jadi MC itu bukan hal mudah. Namun jika terbiasa melakukannya maka lama kelamaan pasti akan bisa, ” ungkap wanita yang juga seorang dokter ini.(Iis)
