Pasific Pos.com
Headline

Kepala Daerah se-Tanah Tabi Dukung Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah dan Pegunungan Tengah

Kepala Daerah, Tokoh Adat, Agama, Perempuan dan perwakilan DPRD Kabupaten/Kota saat Deklarasi pembacaan pernyataan sikap.

SENTANI- Kepala Daerah se- Tanah Tabi mendukung pemekaran Provinsi baru di Papua. Provinsi yang didukung agar segera dimekarkan yaitu Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah dan Provinsi Pegunungan Tengah. Dukungan itu dideklarasikan para Kepala Daerah se-Tanah Tabi, tokoh Adat, Agama, Perempuan, dan DPRD Kabupaten/Kota Jayapura, Sarmi dan Keerom saat melakukan pertemuan atau rapat rutin yang digelar di Atuma Kuri Ballroom, Hotel Suni Garden Lake Sentani, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (11/03) kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mamberamo Raya Ever Mudumi, Sekda Kota Jayapura Frans Pekey, Sekda Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi, Anggota DPRD Kabupaten Keerom Sigit Widodo, Anggota MRP Pokja Perempuan Dorlince Mehue, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th, Ketua Kadin Kabupaten Jayapura Jaap Suebu.

Selain itu juga turut hadir tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, ketua-ketua organisasi pemuda dan sejumlah Ondofolo seperti Koordinator Dewan Adat Suku Kabupaten Jayapura Daniel Toto, Ondofolo Kampung Sosiri Boas Assa Enock dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sarmi Sam Mainatu.

Dari hasil pertemuan tersebut para kepala-kepala daerah dan tokoh adat serta tokoh pemuda se-Tanah Tabi ini kemudian mendeklarasikan pernyataan sikap yang tertuang dalam empat (4) poin yang berbunyi sebagai berikut:

Setelah mendengar pandangan Kepala Daerah se- Tanah Tabi yang kemudian didiskusikan oleh para peserta pertemuan, serta membahas berbagai permasalahan yang berkembang saat ini, Maka kami tokoh adat se- Wilayah Adat Tabi yang meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya dengan ini menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mendukung Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua meliputi DOB Provinsi Papua Selatan, DOB Provinsi Papua Tengah dan DOB Provinsi Papua Pegunungan Tengah.
  2. Meminta Gubernur Papua, DPR Papua, MRP untuk merespon dan menangani dinamika sosial politik yang berkembang di Tanah Papua.
  3. Mendorong Pemerintah Pusat untuk tetap konsisten dalam pelaksanaan Otonomi Khusus di Provinsi Papua, dan
  4. Meminta kepada Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi untuk melakukan perlindungan dan konsolidasi terhadap hak-hak masyarakat adat di wilayah adat Tabi.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan oleh Ketua Forum Kepala Daerah se- Tanah Tabi Mathius Awoitauw, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya Mathius Awoitauw mengatakan, bahwa ini adalah pertemuan atau rapat rutin yang digelar pihaknya. Akan tetapi, pihaknya juga menghadirkan para tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda serta semua komponen untuk berbicara tentang wilayah adat Tabi.

“Dan pemahaman ini yang kita bangun terus. Karena semua bekerja untuk wilayah adat ini,” ujar Bupati Mathius.

Menurutnya, Tabi ini dulu adalah wilayah Kabupaten Jayapura. ”Jadi kita merupakan suatu keluarga besar dan bagaimana kita menjaga daerah ini untuk peradaban bagi masyarakat Papua sekarang dan kedepannya,” tandas Bupati Mathius.