Pasific Pos.com
Headline

Massa Pengantar Jenazah Lukas Enembe Anarkis, Kapolda Papua : Total Kerugian Masih Dihitung

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri menyayangkan insiden yang terjadi saat iringan pelayat mengantar jenazah Lukas Enembe dari Bandara Sentani hingga ke Koya Tengah di Kota Jayapura.

“Momen ini seharusnya menunjukkan cinta kasih anak-anak kepada orangtuanya, dan saya sangat menyayangkan kejadian seperti ini yang seharusnya tidak terjadi,” kata Kapolda merespon kericuhan yang telah terjadi.

Kapolda berharap agar tidak ada lagi aksi selama pengantaran jenazah dan meminta masyarakat menunjukkan duka dengan cara yang benar, sesuai dengan budaya anak Papua, tanpa merugikan atau menganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat lainnya.

“Kami memberikan toleransi selama pengantaran jenazah, namun jika terjadi aksi lanjutan setelah pemakaman, kami tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat pendatang untuk menjaga kedamaian dan tidak mengambil langkah-langkah yang merusak suasana kerukunan di tanah Papua.

“Meskipun beberapa aparat keamanan menjadi korban, saya menegaskan bahwa kami tetap berkomitmen untuk melakukan pengamanan dan pengawalan hingga pemakaman selesai, agar massa dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman,” ucapnya.

Hingga pukul 21.00 WIT terdapat kerusakan pada fasilitas umum, diantaranya satu unit mobil dibakar, 5 kendaraan rusak berat, 3 unit bangunan dirusak dan 25 unit bangunan dibakar dan 14 korban luka.

Kapolda mengatakan, total kerugian masih dalam tahap penghitungan. Sementara, Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun yang turut menjadi korban kondisinya kini stabil, namun akan menjalani pengobatan lebih lanjut di Jakarta.