Impian Yuliana Terwujud, Antarkan Tiga Model Di Ajang Bergengsi Nasional

MERAUKE-Impian Yuliana Fonataba, pendiri YF Modeling and Beauty Camp untuk mengantarkan anak didiknya melenggang ke tingkat nasional akhirnya terwujud dengan keikutsertaan 3 model pada ajang First Face Indonesia di Jakarta bulan ini.

 

Mereka adalah Regina Albertina Yanggunada Rembe, berusia 13 tahun dan bersekolah di SMPN 1 Merauke, Nelly Pitta Uli, usia 10 tahun dan asal sekolah, SD YPPK Santo Agustinus Bambu Pemali Merauke serta Zahra Fabiatullah, berusia 13 tahun dan merupakan siswi SMPN 2 Merauke.

 

Seluruh peserta sudah harus memasuki karantina pada 27 Oktober hingga grand final pada tanggal 30 Oktober 2026. Ketiga model ini merupakan lulusan gelombang pertama YF Modeling and Beauty Camp dan dinilai potensial untuk masuk ajang nasional. Yuliana sangat bangga dengan ketiga model tersebut karena di usia yang masih sangat belia sudah memiliki keberanian untuk tampil di ajang nasional.

 

Semangat mantan presenter SCTV ini terus menyala, berupaya keras menjadikan para model lokal di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan untuk melebarkan sayap di dunia modeling hingga luar Papua.

 

Bagi Yuliana, menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri ketika anak didiknya mampu meraih prestasi membanggakan dalam ajang lomba yang digelar berbagai pihak, baik di Merauke maupun luar daerah. Sebelumnya pada Juli lalu Yuliana sukses menggelar ajang pencarian model dan mendapat respon positif dari banyak pihak.

 

Kesuksesan itu menjadi pemacu semangatnya untuk melahirkan model-model berbakat dari tanah selatan yang tidak kalah dengan model luar Papua. Keikutsertaan modelnya pada ajang lomba nasional menurutnya menjadi awal yang sangat baik untuk melatih kepercayaan diri dan menimba pengalaman.

“Lomba dilaksanakan oleh salah satu manajemen modeling di Jakarta, yaitu F Icon. First Face Indonesia sebenarnya ajang baru dan saya memberanikan diri mengikutsertakan model saya. Sebab saya percaya visi misi mereka sangat cocok dengan kita, “jelas Yuliana kepada Pasific Pos di YF Modeling and Beauty Camp, Minggu (18/10).

 

Yuliana menambahkan, peserta tidak semata-mata menjadi seorang pigeon atau putri kecantikan tetapi yang tidak kalah penting, mereka dapat mengeksplore diri, baik menjadi artis, penyanyi dan lain sebagainya. Jadi lomba kali ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengimplementasikan hal tersebut.

 

“Ketiga model ini sudah sangat siap dari sisi catwalk, namun untuk public speaking masih harus digembleng lebih maksimal. Butuh waktu untuk membuat mereka benar-benar mampu mengingat usia mereka masih anak-anak dan beranjak remaja, “ujar wanita yang pernah mengikuti ajang Putri Indonesia 2018 ini dengan senyum khasnya.

 

Ia berharap ketiga modelnya mendapat banyak pengalaman, teman baru, tambahan ilmu, banyak belajar serta menghasilkan sesuatu yang positif, baik bagi diri sendiri maupun orang tua.

 

Sementara itu kepada Pasific Pos, Regina, Nelly dan Zahra sama-sama mengungkapkan rasa bahagia karena dapat mengikuti ajang bergengsi nasional.

 

Regina mengaku semakin bersemangat jelang keberangkatan ke Jakarta. Secara rutin ia menjalani latihan dengan seoptimal mungkin bersama dua temannya di bawah bimbingan Yuliana yang ia sapa dengan panggilan Miss Yuliana. Khusus untuk latihan public speaking menurutnya harus lebih maksimal lagi sehingga tidak canggung saat berbicara di hadapan juri.

 

Senada dengan Regina, Nellypun mengungkapkan bahwa lomba di Jakarta merupakan momen penting baginya sebagai model. Usianya yang masih anak-anak tidak menyurutkan semangatnya untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

 

Demikian pula dengan Zahra yang mengemukakan bahwa keinginan untuk menang pasti ada namun apapun nanti hasilnya, ia tetap merasa senang karena akan mendapatkan banyak pengalaman.

Zahra ingin menginspirasi anak muda di Merauke untuk berani menunjukkan bakat yang dimiliki termasuk di dunia model.(iis)

Related posts

Satgas Ops Damai Cartenz Dukung Pembangunan Masjid di Oksibil

Fani

Apresiasi Seminar Parenting, Wabup Fauzun Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Guru Dan Orang Tua

Bams

4 Paslon Diminta Satukan Pikiran dan Presepsi Menuju Demokrasi Pegunungan Bintang

Bams

Pj Bupati Sarmi Pantau Pleno Suara Kabupaten

Bams

Felix Wanggai : 12 Roadmap Akan Dilaksanakan Selama Masa Transisi

Fani

Tinjau Lokasi Penanaman Jagung, Kapolres Merauke Motivasi Warga

Bams

Leave a Comment