Hari ke-12 Operasi Zebra Cartenz, Polresta Jayapura Gencarkan Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jayapura – Operasi Zebra Cartenz-2025 Polresta Jayapura Kota masuk hari ke-12 pelaksanaannya hingga Jumat, 28 November 2025. Imbauan dan edukasi terus diberikan guna menanamkan pentingnya tertib berlalulintas kepada para pelanggar.
Hal tersebut diungkapkan Kanit Regident Satuan Lalulintas Polresta Jayapura Kota, AKP David Ohoimuar saat memimpin pelaksanaan hunting Operasi Zebra di seputaran Taman Imbi Kota Jayapura.
David mengatakan, dalam pelaksanaan hunting hari ini pihaknya masih tetap mengedepankan teguran dan himbauan kepada para pelanggar.
”Dalam pelaksanaan hari ini masih terdapat pelanggar yang tidak gunakan helm standar SNI, gunakan kenalpot brong atau bising hingga TNKB mati,” ucap David.
“Semuanya kami berikan teguran melalui blangko yang telah disediakan dan diakhir giat kepada mereka yang melanggar, kami berikan himbauan berupa edukasi pentingnya tertib aturan dalam berlalulintas atau berkendara di jalan raya,” kata David menambahkan.
David menegaskan, tertib aturan dalam berlalulintas merupakan hal yang penting untuk keselamatan dalam berlalulintas.
Sebelumnya, Polda Papua melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Papua resmi menggelar Operasi Zebra Cartenz 2025 yang berlangsung mulai 17 hingga 30 November 2025.
Operasi ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat dalam Menghadapi Operasi Ketupat serta Tahun Baru (Nataru).
Sebanyak 347 personel polda papua dilibatkan dalam operasi ini. Fokus utama pelaksanaan adalah menekan angka pelanggaran, menurunkan jumlah kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini juga bertujuan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat pengguna jalan.
Terdapat delapan sasaran prioritas dalam Operasi Zebra Cartenz 2025, yakni pengendara di bawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, pengendara dalam pengaruh alkohol, pengendara yang tidak menggunakan helm standar, pengendara yang melawan arus, pengemudi yang menggunakan handphone saat berkendara, penggunaan knalpot brong dan balap liar.
