Hadapi Dampak Efesiensi Anggaran, Ini Yang Dilakukan Careinn Hotel

MERAUKE,- Seperti yang diketahui pemberlakuan efesiensi anggaran yang dilakukan pemerintah berdampak dalam beberapa hal termasuk dunia perhotelan. Tentunya aktivitas yang menggunakan jasa perhotelan tidak lagi sebanyak dulu sehingga pihak hotel harus pintar-pintar mensiasati agar roda bisnis tetap berjalan.

Seperti yang dilakukan manajemen Careinn Hotel di Jalan Kampung Timur Merauke. Untuk mensiasatinya, hotel berupaya lebih pro aktif lagi dan menjemput bola khususnya kepada pelanggan dari pihak swasta dan sekolah. Dalam hal ini hotel menawarkan berbagai promo menarik, seperti paket khusus untuk anak sekolah, paket makan keluarga, kegiatan organisasi, arisan, ulang tahun termasuk harga promo untuk kamar dan masih banyak lagi.

“Tidak dapat dipungkiri hotel ini ikut merasakan imbas dari efesiensi tersebut sehingga penggunaan fasilitas hotel menurun drastis. Meskipun begitu kami tetap semangat bekerja dan konsisten melakukan berbagai upaya demi kemajuan hotel,”terang Laura Irwantari selaku Sales Marketing Manager Careinn Hotel kepada Pasific Pos, Rabu (7/5).

Ia mencontohkan saat bulan puasa lalu dimana hotel terbantu dengan larisnya paket khusus Ramadhan berupa buka puasa bersama. Harga yang ditawarkan juga masih harga promo dan diakui animo masyarakat lebih meningkat dibandingkan tahun lalu. Ia berharap karyawan tidak patah semangat dan bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada.

“Sejauh ini mereka bisa memahami kondisi yang ada dan tetap semangat bekerja. Mereka paham bahwa kondisi yang sama juga terjadi di seluruh Indonesia dan harus dihadapi secara bijaksana,”ungkapnya.

Diakui tamu-tamu yang datang dari luar daerah jumlahnya menurun bahkan hingga 50 persen. Dalam hal ini terjadi pembatasan perjalanan dinas sehingga yang menginap di hotelpun berkurang. Kondisi ini mulai terasa sejak Februari 2025 karena tidak ada aula yang digunakan untuk kegiatan maupun meeting.

Begitu pula penyewaan kamar anjlok hingga 50 persen. Setelah masuk Bulan Maret dan April kondisi mulai normal karena ada kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa pihak di lingkup hotel. Meskipun jumlahnya tidak terlalu signifikan namun setidaknya bisa membuat hotel terbantu dari sisi pemasukan.(Iis)

Related posts

Dukung Perempuan Berkarya, PLN UIP MPA Hadirkan Inspirasi Lewat Srikandi Movement 2025

Fani

Wujud Kontribusi ke Negara, PLN Setor Rp65,59 Triliun Lewat Dividen, Pajak, dan PNBP

Fani

Pangdam XVII/Cenderawasih Tinjau Pasar Melihat Pasokan, Kualitas dan Harga Beras Di Merauke

Fani

PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation

Fani

Astra Motor Papua Ingatkan Pentingnya Perawatan Busi untuk Performa Sepeda Motor Honda

Fani

Papua Coffee Week 2025 di Jepang, Dorong Ekspansi Kopi Papua ke Pasar Global

Fani

Leave a Comment