Gubernur Papua Ingatkan Rumah Sakit Siapkan Jadwal Dokter Saat Libur Idul Fitri
Jayapura,– Gubernur Mathius D. Fakhiri mengingatkan seluruh direktur rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta di wilayah Papua, agar menyiapkan jadwal shift bagi para dokter selama masa libur Idul Fitri 2026.
Penegasan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi menjelang Idul Fitri yang digelar di kantor Gubernur di Jayapura pekan lalu.
Fakhiri mengatakan, pemerintah belajar dari kasus kematian seorang ibu hamil (Irene-red) pada tahun lalu. Karena itu, menjelang libur panjang, setiap rumah sakit diwajibkan menyiapkan dokter yang berjaga secara bergantian.
“Perlu kita belajar dari kasus Irene. Saya ingatkan semua direktur rumah sakit, kami juga akan membuat edaran kepada rumah sakit TNI/Polri supaya dokter selalu berjaga 24 jam,” ujarnya.
Ia menegaskan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah sakit pemerintah untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Fakhiri berharap tidak ada lagi kasus kematian pasien akibat pelayanan medis yang terhambat karena libur.
Menurutnya, keselamatan pasien merupakan prioritas utama dan tidak boleh ditawar dengan alasan administratif.
“Keselamatan pasien itu nomor satu. Tidak boleh ada tawar-menawar terkait pelayanan medis. Ini tanggung jawab pemerintah dan kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan,” tegasnya.
Di sisi lain, Fakhiri juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan intimidasi atau kekerasan terhadap tenaga kesehatan yang sedang bertugas.
Ia menekankan pentingnya memberikan rasa aman bagi para tenaga medis di rumah sakit maupun puskesmas agar mereka dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat.
“Kita harus memberikan rasa aman kepada petugas kesehatan. Mereka juga manusia yang punya keluarga dan dilindungi oleh undang-undang,” katanya.
Fakhiri menambahkan, pemerintah akan terus mengawasi rumah sakit dan tenaga medis. Namun ia juga meminta dukungan masyarakat agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik.
