Freeport Terapkan Budaya Selamat Demi Produksi Aman Berkelanjutan

Tembagapura – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus menegaskan komitmennya dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) demi mencapai produksi yang aman dan berkelanjutan. Executive Vice President Site Operations/Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, menekankan pentingnya kesadaran penuh terhadap K3 di setiap lini pekerjaan.

“Seluruh karyawan dan mitra perusahaan telah bekerja keras untuk mewujudkan budaya K3 dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Kesadaran terhadap keselamatan tidak boleh terbatas hanya pada momentum bulan K3, tetapi harus diterapkan kapan pun dan di mana pun,” ujar Carl saat menutup rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2025 di Tembagapura, Minggu (23/2).

Untuk mewujudkan budaya K3, PTFI secara rutin mengadakan pertemuan internal yang melibatkan kepala kru dan pekerja di lapangan guna membahas tantangan keselamatan yang dihadapi. Selain itu, inspeksi K3 dilakukan dengan partisipasi langsung dari manajemen hingga pekerja garis depan, yang turut memberikan ide dan inisiatif demi peningkatan keselamatan kerja.

Pada acara puncak BK3N 2025 yang diselenggarakan di Sporthall Tembagapura, Carl menyerukan kepada ribuan karyawan untuk terus mengutamakan budaya selamat agar produksi tetap aman dan berkelanjutan.

Pengecekan kendaraan ringan (light vehicle) di area Tambang Bawah Tanah PTFI sesuai dengan Prosedur Operasional Standar untuk memastikan karyawan bekerja secara aman (05/2)

Ketua Panitia BK3N 2025 PTFI, Catur Budiyanto, menjelaskan bahwa peringatan BK3N di PTFI telah berlangsung sejak 10 Januari 2025 dan ditutup dengan Safety Expo pada 22-23 Februari.

“Safety Expo menjadi wadah untuk menampilkan berbagai inisiatif K3 dari masing-masing divisi dalam bentuk stan pameran. Manajemen PTFI bertindak sebagai juri untuk menilai dan memilih inisiatif terbaik yang berpotensi diterapkan di seluruh area operasi PTFI,” jelas Catur.

Dengan mengusung tema “Manajemen Interaksi Manusia dan Peralatan Bergerak melalui Inovasi untuk Meningkatkan Keselamatan Pertambangan”, PTFI berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi karyawan dalam upaya proaktif mengidentifikasi potensi risiko kerja sebelum terjadi masalah.

Selama rangkaian BK3N 2025, PTFI sukses menggelar 49 kali kampanye dari 13 jenis kampanye yang berbeda serta 15 kompetisi di seluruh area operasinya, baik di Dataran Tinggi maupun Dataran Rendah. Kegiatan ini mencakup program strategis, promotif, dan implementatif, termasuk kampanye keselamatan, seminar edukasi, hingga program kesadaran kesehatan bagi pekerja perempuan.

“Upaya ini merupakan langkah nyata PTFI dalam memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan,” pungkas Catur.

http://ijm-nasp.unhas.ac.id/public/

Related posts

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Selamatkan Warga Sipil dari Aksi Pembacokan di Yahukimo

Fani

Seluruh Jemaah Terpisah Rombongan Sudah Diberangkatkan dari Madinah ke Makkah

Fani

Jelang PSU Pilgub Papua, Tokoh Agama Ajak Warga Jaga Persatuan

Fani

62 Orang Terluka di Puncak Jaya Pasca Saling Serang

Fani

Imigrasi Serahkan 4 Warga PNG Pembawa Vanili Ilegal ke Kejari Jayapura

Fani

Masyarakat Pantai Barat Siap Menangkan Paslon Yanni-Jemmi di Pilkada Sarmi

Jems

Leave a Comment