Dua Pekan Operasi Patuh 2025, Angka Kecelakaan dan Fatalitas Meningkat

Jayapura – Operasi Patuh Cartenz 2025 yang dimulai sejak 14 Juli lalu telah menjaring banyak pelanggar lalu lintas.

Dua pekan pelaksanaan operasi, tercatat pelanggaran didominasi pengendara tidak menggunakan helmet yang berstandar nasional atau SNI.

“Karena pengendara tidak memiliki pemahaman atau kesadaran pentingnya menggunakan pengaman kepala saat mengendarai sepeda motor,” ungkap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen saat merilis hasil operasi cartenz 2025, Selasa (29/7/2025).‎

‎Kapolresta sangat menyayangkan hal tersebut, lantaran setiap awal pembelian sepeda motor, konsumen juga mendapatkan helm SNI.

Sementara itu, angka kecelakaan dan fatalitasnya pada operasi patuh tahun ini mengalami peningkatan yakni sebanyak 36 kasus, naik dari 24 kasus pada tahun sebelumnya.

‎Jumlah korban jiwa nihil, sementara jumlah luka berat dan luka ringan yang dialami pengendara meningkat di tahun ini dengan jumlah kerugian materiil sebanyak Rp86.500.000.‎

‎Pihaknya berharap masyarakat bisa semakin sadar pentingnya keselamatan dalam berkendara kendati tidak ada operasi patuh.

Kapolresta pun mengajak bersama wujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran di jalan raya dengan mematuhi aturan.

Saat merilis hasil operasi patuh cartenz 2025, Kapolresta didampingi Kabag Ops Kompol Ferdinand Numbery dan KBO Satuan Lalulintas Ipda Fanny Krebru.

Related posts

Imbas Efisiensi Anggaran, Tingkat Hunian Hotel di Papua Turun Drastis

Fani

Satgas Tindak ODC 2026 Perkuat Kedamaian Melalui Patroli Humanis di Wilayah Puncak

Fani

KPU Papua Perkenalkan Katura, Maskot Pilkada 2024

Fani

Pecah Telur, Papua Raih Emas Dari Angkat Besi

Bams

Kontingen PON Papua 2024 Resmi Dibubarkan

Bams

Tokoh Gereja Apresiasi Kunjungan Presiden Jokowi dalam Perayaan HAN ke-40 di Papua

Fani

Leave a Comment