Berawal Dari Live Medsos, Kapolsek Jagebob Dan Jajaran Berhasil Atasi Karhutla Di Kampung Belanding Kakayu
MERAUKE– Personil Polsek Jagebob Polres Merauke Papua Selatan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar jalan poros Trans Irian Jagebob, tepatnya di Kampung Belanding Kakayu Distrik Jagebob, Selasa (8/9).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIT setelah Kapolsek Jagebob, IPTU Turhamun, S.Sos., M.Si., menerima informasi melalui media sosial TikTok terkait adanya kebakaran hutan dan lahan di pinggir jalan poros, tepatnya di depan SMP Negeri 14 Belanding Kakayu.
Kapolsek bersama personil piket jaga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan upaya pemadaman. Sekitar pukul 19.45 WIT, personil menemukan dua titik api di lokasi pertama. Api diketahui membakar tumpukan kayu sisa pembukaan lahan. Dengan menggunakan peralatan seadanya, personil melakukan penyisiran dan pemadaman.
Kapolsek mengemukakan bahwa sekitar pukul 20.55 WIT, ia bersama personei piket tiba di lokasi kedua dan mendapati kobaran api telah mulai mereda. Pihaknya kemudian mendatangi SMP Negeri 14 Belanding Kakayu untuk meminta keterangan dari guru yang sebelumnya melakukan siaran langsung di media sosial terkait kebakaran tersebut.
Dari hasil keterangan yang diperoleh, guru tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran. Kapolsek meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau seperti saat ini.
“Masyarakat perlu mengantisipasi dan waspada terhadap kebakaran hutan maupun lahan pertanian yang berada di sekitar permukiman. Jangan melakukan pembakaran sembarangan karena dapat menyebabkan kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian maupun korban jiwa,” ujar Kapolsek.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran menghanguskan ±500 meter area hutan kosong yang sebagian besar ditumbuhi alang-alang, rumput kering, serta pepohonan yang mudah terbakar. Namun tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi. Dugaan sementara api berasal dari bekas pembakaran yang berada di sekitar lahan.(Iis)
