Belasan Satwa Liar Dilepasliarkan Ke Alam
MERAUKE -Sebanyak 11 ekor satwa liar dari 9 spesies hasil habituasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di Kampung Kindiki Distrik Ulilin Kabupaten Merauke Papua Selatan, Kamis (8/10).
Pelepasan dipimpin Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso dan dihadiri unsur pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, TNI AL, penegak hukum bidang kehutanan serta masyarakat Kampung Kindiki.
Satwa yang dikembalikan ke alam terdiri ular sanca air, ular sanca hijau, ular sanca karpet, biawak lapang, biawak hijau, kadal lidah biru, kadal pensil, kangguru dan cenderawasih apoda. Satu persatu satwa dikembalikan ke alam, menjadi simbol nyata komitmen bersama untuk menjaga kekayaan hayati Papua Selatan agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelepasliaran satwa oleh pihak-pihak terkait. Asintel Dankodaeral XI Kolonel Laut (P) Yudo Pamungkas mengemukakan bahwa pihaknya turut hadir sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati di Papua Selatan.
Kodaeral XI memandang sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, lembaga konservasi dan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pelestarian satwa liar bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi merupakan kerja bersama untuk memastikan kekayaan alam Papua Selatan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara itu Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso menjelaskan, satwa-satwa tersebut sebelumnya telah melalui proses penanganan, pemeriksaan kesehatan dan habituasi sebelum dinyatakan layak untuk dikembalikan ke habitat alaminya.(Iis)
