Pasific Pos.com
Ekonomi & BisnisHeadline

Bank Indonesia : Festival Cenderawasih Wujud Inovasi Struktur Perekonomian Papua

Pembukaan Festival Cenderawasih yang digelar di Kota Jayapura, Papua. (Foto : Zulkifli)

Jayapura – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mengatakan, berdasarkan asesmen Bank Indonesia Papua, terdapat sejumlah sektor unggulan yang berpotensi mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, seperti sektor perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Faturachman menyebut, pengembangan ekonomi yang inklusif tentunya harus melibatkan pelaku UMKM sebagai penggerak utama ekonomi.

Sinergi kebijakan yang kuat telah dilakukan bersama seluruh Pemerintah di Wilayah Papua serta Kementerian dan Lembaga, berupa pendampingan usaha, korporatisasi, penyelenggaraan pameran, dan onboarding UMKM.

Selain itu, upaya mendorong ekonomi dan keuangan syariah diimplementasikan melalui pengembangan ekonomi pesantren, sertifikasi halal, dan peningkatan kapasitas industri kreatif (IKRA).

Mempertimbangkan pentingnya dukungan dan dorongan untuk terus berinovasi, dalam mengakselerasi sumber pertumbuhan ekonomi baru, Festival Cenderawasih, sebut Fatirachamn, diciptakan sebagai bentuk perwujudan inovasi pada struktur perekonomian Papua.

Sinergi ekonomi kreatif, digitalisasi, ekonomi dan keuangan syariah, pariwisata, dan budaya telah dipadupadankan di Festival Cenderawasih ini agar mengoptimalkan awareness masyarakat dan outcome terhadap perekonomian Papua.

⁠Tiga kata kunci yaitu sinergi, inovasi, dan optimisme menjadi prasyarat utama dalam menyukseskan kegiatan ini.

Terbentuknya tiga provinsi daerah otonomi baru atau DOB di wilayah Papua memengaruhi spektrum perekonomian Papua yang semakin beragam.

Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan serentak dari seluruh pihak agar mendorong sumber pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua yang lebih beragam, lebih kuat, dan berdaya tahan.

Upaya mendorong kinerja pelaku usaha, khususnya UMKM merupakan bentuk perwujudan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun mengatakan, melihat pentingnya menciptakan kesadaran, gelora dan semangat pertumbuhan ekonomi baru, Pemerintah Provinsi Papua mendukung perhelatan Festival Cenderawasih 2024.

Sebagai wujud nyata sinergi antara stakeholders dan pelaku usaha yang mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi syariah, penguatan digitalisasi, pengembangan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Serta perluasan awareness Cinta Bangga Paham Rupiah menjadi sebuah kolaborasi yang harmoni untuk perekonomian yang berkelanjutan,” ujar Ridwan.

Ridwan mengatakan, pelaksanaan Festival Cenderawasih merupakan wujud optimisme masyarakat terhadap perekonomian Papua, sehingga mendorong kesadaran bagi potensi ekonomi Provinsi Papua.

UMKM peserta Festival Cenderawasih. (Foto : Zulkifli)

Disambut Positif UMKM

Festival Cenderawasih telah dibuka pada Jumat (17/5/2024) dan akan berlangsung hingga Minggu (19/5/2024) di eks Terminal PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua.

Event ini bertujuan mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Papua. Festival Cenderawasih melibatkan 37 UMKM.

Meri Dogopia, salah satu pelaku usaha ekonomi kreatif yang menjadi peserta Festival Cenderawasih menyambut antusias event tersebut. Menurutnya, Festival Cenderawasih menjadi ajang memperkenalkan produknya yaitu noken dan batik dengan beragam motif.

Dia berharap, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua dapat menggelar event serupa secara berkelanjutan untuk mendorong pelaku UMKM berkembang.

Peserta festival lainnya, Elton Bonay mengungkapkan hal yang sama. Elton yang merupakan barista di Tana Papua Cofffee and Roastery ini berharap event serupa digelar kembali dan lebih menonjolkan kopi khas Papua.

Elton juga berharap perbankan lebih aktif memperkenalkan sistem pembayaran nontunai atau cashless kepada masyarakat dengan terus menggelar event serupa.

UMKM lainnya Rini Eko Setiani mengungkapkan sangat antusias dengan pelaksanaan event tersebut karena berdampak pada produk usahanya.

Pemilik rumah produksi Ririens Food ini berharap, Festival Cenderawasih dapat menjangkau pasar lebih luas, terutama pada konsumen baru. (Zulkifli)