PT Air Minum Jayapura dan Bamk Mandiri Teken Kerjasama Pembayaran Online

Jayapura,- PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait penerimaan pembayaran tagihan air minum dan tagihan lainnya secara online. PKS berlangsung di Horison Ultima Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura Kamis 12 Maret 2026.

Kerja sama ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan pembayaran tagihan air sekaligus meningkatkan efektivitas sistem penagihan yang dilakukan oleh perusahaan.

Kepada pers, Direktur PT Air Minum Jayapura, Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM, mengatakan, kerja sama tersebut berkaitan dengan sistem penagihan rekening air melalui sistem billing yang terintegrasi dengan layanan Bank Mandiri.

Ia juga mengatakan bahwa , kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan dari Bank Mandiri untuk bermitra dengan PT Air Minum Jayapura dalam memberikan kemudahan pembayaran bagi pelanggan.

“Perjanjian hari ini membuat kami bangga karena mendapat kepercayaan dari Bank Mandiri untuk bermitra dalam menerima pembayaran rekening air dari pelanggan kami. Ini menjadi salah satu upaya kami dalam meningkatkan efektivitas penagihan,” ungkap Entis Sutisna kepada sejumlah awak media, usai pertemuan.

Bahkan kata Entis, saat ini PT Air Minum Jayapura memiliki sekitar 40.666 pelanggan dengan potensi pendapatan mencapai Rp5,9 miliar. Melalui kerja sama ini, masyarakat kini memiliki tambahan pilihan kanal pembayaran tagihan air.

“Nasabah Bank Mandiri cukup banyak, sehingga pelanggan PT Air Minum Jayapura yang juga menjadi nasabah Bank Mandiri bisa membayar melalui aplikasi Livin’ by Mandiri maupun melalui ATM terdekat,” jelasnya.

Kendati demikian, Entis berharap kerja sama tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan serta memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat.

Sementara itu, Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Air Minum Jayapura atas kerja sama yang terjalin.

Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melakukan pembayaran tagihan air melalui teknologi perbankan yang dimiliki Bank Mandiri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama PT Air Minum Jayapura beserta jajaran manajemen atas kerja sama ini. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan pembayaran tagihan air,”ujar Antonius.

Untuk itu kata Antonius, pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, yang saat ini telah digunakan oleh hampir 40 juta pengguna di seluruh Indonesia.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan menyosialisasikan layanan ini melalui jaringan kantor cabang dan mitra yang dimiliki.

“Kami memiliki 44 kantor cabang di wilayah Papua dan sekitar 1.400 jaringan agen Mandiri. Kerja sama ini akan kami publikasikan agar masyarakat mengetahui bahwa pembayaran tagihan air kini lebih mudah,”terangnya.

Antonius menambahkan, bahwa sistem pembayaran melalui Livin’ by Mandiri juga dilengkapi fitur pengingat jatuh tempo pembayaran, sehingga pelanggan dapat mengetahui kapan waktu pembayaran tagihan air mereka.

“Dengan melalui sistem notifikasi ini, pelanggan akan mendapatkan pengingat sebelum jatuh tempo pembayaran. Harapannya masyarakat bisa membayar tepat waktu,”tandasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pelayanan kepada pelanggan semakin meningkat sekaligus membantu meningkatkan pendapatan PT Air Minum Jayapura melalui sistem pembayaran yang lebih mudah, cepat, dan transparan. (Tiara).

Related posts

BMD-DIPO Mendaftar di KPU Kota Jayapura

Bams

Buku Cerita Rakyat Port Numbay Jilid II Segera Diluncurkanm Alberth Merauje Turut Jadi Salah Satu Penulis

Bams

Jelang Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, Max Karubaba Minta Doa dan Dukungan Masyarakat

Bams

Penutupan Rangkaian HUT RI ke-80 DPRP, Bungalo Wijaya Angkasa Juara Futsal Ketua DPR Papua Cup IV

Bams

Astra Motor Papua Hadirkan Zumba Bersama Konsumen Loyal di Car Free Day

Fani

Kerugian Akibat Kebakaran di Kodam Lama Diperkirakan Rp3,5 Miliar

Fani

Leave a Comment