Kongres Biasa PSSI Papua 2026 Resmi Ditutup

Jayapura – Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) menutup dengan resmi Kongres Biasa tahun 2026, yang berlangsung dengan lancar dan sukses sesuai statuta di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, pada Sabtu 7 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano menyampaikan bahwa pelaksanaan Kongres Biasa PSSI Papua 2026 merupakan amanat statuta dan dilaksanakan berdasarkan surat mandat serta petunjuk resmi dari PSSI Pusat.

“Sesuai statuta PSSI, kita mengajukan permohonan pelaksanaan Kongres Biasa dan telah ditetapkan oleh PSSI Pusat pada tanggal 7 Februari 2026. Hingga hari ini kita laksanakan dan telah memenuhi kuorum, sehingga kongres dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” ujar Benhur Tomi Mano yang akrab disapa BTM.

Pada kesempatan tersebut, BTM menjelaskan, jika pelaksanaan kongres juga didampingi oleh pengarah dan pendamping kongres yang ditunjuk langsung oleh PSSI Pusat dari Bidang Member Development, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Dimana dalam Kongres Biasa PSSI Papua 2026 tersebut, terdapat dua keputusan penting yang ditetapkan. Pertama, perubahan statuta tahun 2025, khususnya terkait perubahan nomenklatur organisasi.

“Dalam kongres ini ditetapkan perubahan nomenklatur, di mana sebelumnya bernama Asprov PSSI Papua kini resmi menjadi PSSI Papua, dan Asprov kabupaten/kota berubah menjadi PSSI kabupaten/kota,” jelas BTM.

Keputusan kedua lanjutnya, penetapan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Kedua komite tersebut akan bertugas selama empat tahun ke depan untuk mempersiapkan dan melaksanakan seluruh tahapan pemilihan pengurus PSSI Papua periode berikutnya, yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026.

Dengan demikian, BTM menegaskan bahwa dalam statuta telah ditegaskan kembali bahwa peserta kongres adalah PSSI kabupaten/kota yang masih aktif kepengurusannya serta klub-klub yang mengikuti Liga 4, dan keikutsertaan mereka bersifat wajib.

Pada kesempatan tersebut, BTM kembali menegaskan sikapnya untuk tidak mencalonkan diri kembali dalam pemilihan Ketua PSSI Papua karena telah menjabat selama tiga periode. Ia berharap KP dan KBP dapat menjalankan tugas secara profesional dan independen.

“Saya meminta kepada Ketua Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan agar dapat melaksanakan tugas secara profesional dan independen demi kelancaran proses pemilihan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Head of Member Development PSSI, Surya Binanga, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kongres Biasa PSSI Papua 2026 yang dinilainya berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Kita bersyukur hari ini Kongres Biasa PSSI Papua telah berjalan dengan baik. Tadi sudah ditetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan, yang menjadi tahapan penting menuju Kongres Pemilihan pada Juni atau Juli mendatang,” ungkapnya.

Meski demikian ia berharap, dengan terbentuknya KP dan KBP, seluruh proses menuju pemilihan pengurus PSSI Papua periode selanjutnya dapat dipersiapkan secara matang dan berjalan sesuai statuta.

“Dengan komite yang sudah terbentuk, kita berharap semua proses berjalan baik sehingga kepengurusan periode berikutnya dapat terbentuk sesuai rencana pada bulan Juni,”harapnya. (Tiara).

Related posts

5 Pebalap Astra Honda Dominasi Kejurnas Superport 600 di Mandalika

Fani

Kolaborasi Honda x Dandadan di DBL Papua Series Musim 2025/2026

Fani

James Lengkang kalah Dramatis di Final, Gagal Sumbang Emas

Bams

Skuad PSBS Tingkatkan Fisik Pemain

Bams

Melangkah Sambut Gelaran PON 2024, Dandim buka seleksi Pra-PON Futsal Papua Pegunungan

Fani

Dua Pembalap Andalan Honda Siap Bertarung di Ajang Idemitsu Asia Talent Cup

Fani

Leave a Comment