Jayapura,- Warga yang bermukin di Wilayah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua hingga saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang layak untuk di komsumsi.
Sekretaris Fraksi Gabungan Keadilan dan Pembangunan DPR Papua, H. Abdul Rajab, SH meminta kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura dapat memaksimal penggunaan air bersih di daerah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
“Air bersih merupakan sala satu kebutuhan pokok untuk masyarakat sebagaimana di atur peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Jadi, kebutuhan air di daerah yang berkembangan diharapkan menjadi prioritas untuk dimaksimalkan penggunaan air di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura termasuk di Distrik Muara Tami,” ujar H. Abdul Rajab ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya di Kantor DPR Papua, Senin 21 Juli 2025.
Politisi PPP itu mengungkapkan, jika pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak PDAM terkait penggunaan air bersih di wilayah Muara Tami. Sehingga dari PDAM pun melakukan pelayanan masyarakat sebanyak 2000 pemasangan untuk tahun 2025, hanya saja baru terlayani sebanyak 1000.
Untuk itu, legislator Papua itu berharap agar semua masyarakat di Muara Tami, baik itu di rumah-rumah warga termasuk di perumahan bersubsidi dapat terlayani dengan baik dan pengaliran air dapat dimaksimalkan.
“Memang ada banyak warga mengeluh air disana, kadang tidak mengalir hingga beberapa hari. Ya kendalanya masyarakat ini. Kami akan meminta tanggapan dari pihak PDAM dan rencananya kami akan panggil Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura.(AMJ) Robongholo Nanwani (Perseroda) untuk meminta penjelasannya,”ujarnya.
Namun denikian, H. Abdul Rajab memberikan apresiasi kepada pihak PDAM Jayapura karena dari 1000 pelayanan yang dilakukan di tahun ini, manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Kita patut apresiasi karena PDAM Jayapura bisa memberikan pelayanan air bersih di Muara Tami. Tapi kita berharap agar itu dapat dimaksimalkan lagi,”harapnya. (Tiara).