Generasi Muda Papua Diperkenalkan Sosok Ali Akbar Navis

Jayapura – Balai Bahasa Provinsi Papua memperkenalkan sosok Ali Akbar Navis atau A.A Navis kepada generasi muda Papua, khususnya mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang ada di Kota Jayapura.

Kepala Sub Bagian Umum Balai Bahasa Provinsi Papua, Yohanes Sanjoko mengungkapkan alasan pihaknya memperkenalkan A.A Navis kepada generasi muda lantaran karya-karyanya berkaitan dengan kritik terhadap pendidikan dan budaya di Indonesia.

“Kita ingin pembangunan berjalan sesuai dengan harapan untuk kemajuan bangsa dan negara dengan pemikiran tajam yang dimiliki generasi muda,” kata Sanjoko di kantor Balai Bahasa Provinsi Papua, di Kota Jayapura, Sabtu (12/10/2024).

Sanjoko juga menjelaskan bahwa diperkenalkannya sastrawan dan kritikus ini kepada generasi muda sebagai rangkaian kegiatan memperingati Bulan Bahasa pada 28 Oktober 2024.

“Balai Bahasa di seluruh Indonesia diinstruksikan melaksanakan 100 tahun A.A Navis untuk mengapresiasi setiap karyanya,” ujarnya.

Ali Akbar Navis lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada 17 November 1924. 100 tahun kelahiran tokoh ini akan diperingati di Perancis sebagai penghargaan dari Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB lantaran dalam karyanya, Navis dikenal sebagai pencemooh nomor wahid dan sastrawan satire unggul.

Salah satu mahasiswa asal Universitas Cenderawasih Jayapura, Benyamin mengapresiasi Balai Bahasa yang telah melaksanakan kegiatan tersebut lantaran dirinya mendapatkan ilmu pengetahuan terkait salah satu  tokoh pendidikan yang dimiliki Indonesia. (Sari)

Related posts

Owen Dinilai Cerdas dan Paham Sepak Bola Papua

Bams

Ini Penyebab Penyaluran Kredit Sektor Pariwisata Turun Signifikan

Fani

Tutup Perayaan HUT Bhayangkara Dengan Panggung Prajurit, Irjen Fakhiri Sampaikan Terima Kasih

Jems

Diduga Ada Indikasi Pengalihan Suara di Sarmi, Caleg Gerindra Bakal Lapor Ke Bawaslu

Bams

Personel TNI Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di Tengah Hutan Papua

Fani

Fakhiri–Rumaropen Disambut Meriah Lewat Prosesi Adat Tujuh Wilayah Papua

Bams

Leave a Comment