Pasific Pos.com
Papua Barat

Ziarah Keagamaan akan Diprogramkan Setiap Tahun

Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan memprogramkan kegiatan ziarah keagamaan ke tanah suci setiap tahun. Hal itu untuk memberikan kesempatan kepada umat beragama yang belum memperoleh kesempatan melakukan ziarah keagamaan ke tanah suci.

Hal itu ditegaskan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, ketika melepas 406 peserta Perjalanan Ziarah Keagamaan ke Tanah Suci Provinsi Papua Barat Tahun 2018 di Gedung PKK Provinsi Papua Barat, Senin (18/6).

Mandacan mengatakan, mengenai dilaksanakan atau tidaknya ziarah keagamaan tahun depan, akan disesuaikan dengan kebijakan dan program Pemprov Papua Barat serta kemampuan keuangan daerah. Akan tetapi, kata dia, setiap tahun kegiatan ziarah keagamaan diprogramkan oleh Pemprov Papua Barat. Hal itu dimaksudkan agar umat beragama yang belum mendapatkan kesempatan bisa memperoleh kesempatan untuk melakukan ziarah keagamaan.

“Namun kita kembali pada kemampuan keuangan daerah. Bisa saja tahun ini banyak peserta, tahun depan bisa turun jumlahnya. Begitu, tergantung pada APBD kita. Tetapi yang jelas setiap tahun ziarah keagamaan diprogramkan oleh Pemprov Papua Barat.

Dia juga mengajak semua umat beragama di Papua Barat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Sebelumnya, Kepala Biro Bina Mental Spiritual dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat, Hermus Indou mengungkapkan bahwa pada kegiatan orientasi bagi para peserta, banyak peserta yang mempertanyakan apakah ziarah keagamaan akan dilaksanakan juga pada tahun depan. Atas pertanyaan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa Pemprov Papua Barat memiliki konsistensi, sehingga percayalah kegiatan tersebut pasti terlaksana lagi.

Menurut Indou, perjalanan ziarah keagamaan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi merupakan wujud dari komitmen pemimpin Papua Barat saat ini, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat. Kegiatan itu juga sesuai dengan moto Gubernur Papua Barat, yakni “Membangun dengan Hati dan Mempersatukan dengan kasih”.

“Itulah sebabnya, keperbedaan baik agama Kristen Protestan, Islam, Hindu, maupun Budha, dipersatukan dalam acara yang luar biasa ini. Oleh karena itu, atas terlaksananya ziarah keagamaan ini atas nama para peserta saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat atas kebijakan dan perhatian yang luar biasa kepada seluruh umat beragama di Provinsi Papua Barat,” pungkasnya. (CR44)